Setia Dalam Perkara Kecil



Sabtu, 17 Juni 2017

Lukas 16:10 (TB) "Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar."


Menjelang hari raya biasanya di mall, toko dan pusat perbelanjaan mengadakan promo dan discount besar-besaran. Harga yang terpasang pun biasanya dikurangi senilai seribu untuk memberi efek psikologis. Harga sepatu yang price listnya Rp 300.000,- supaya menarik pembeli dipasang harga Rp 299.000,- sehingga bisa dipromosikan harga 200 ribuan.

Benarkah Rp 1.000,- tidak lagi berarti? Tanpa Rp 1.000,- uang Rp 999.000 tidak akan pernah menjadi Rp 1 juta. Dalam dunia akuntansi uang kecil sangat penting. Bila mengabaikan uang kecil maka pembukuan tidak bisa seimbang dan neraca perusahaan tidak bisa selesai.

Seringkali kita menganggap remeh hal-hal yang kecil, padahal tanpa hal-hal yang kecil hal-hal yang besar tidak mungkin terjadi.
Presiden Jokowi pernah bertemu dengan seorang Ibu pejabat pemerintah China, kepala perbankan pemerintah China yang dipercaya mengelola keuangan ratusan triliun. Dia memiliki seorang putri. Ketika putrinya lulus sarjana, dia tidak memberi peluang bekerja di institusinya. Sebaliknya putrinya disuruh bekerja di restoran kecil supaya belajar susahnya mencari uang dan melayani pelanggan. Ketika Presiden Jokowi bertanya kepada Ibu tadi, dengan yakin dia menjawab biarlah anak saya mulai dari nol supaya mentalnya kuat karena persaingan bisnis itu sangat keras.

Saudaraku, kalau saat ini Tuhan baru percayakan perkara kecil, jangan patah semangat dan jangan menganggap remeh. Sebaliknya kerjakanlah sungguh-sungguh, baik studi, pekerjaan maupun pelayanan karena bila kita setia, Tuhan akan menjadikan apa yang kita kelola menjadi besar.
Tuhan memberkati. (Ps.BW)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages