Kesempatan Memperbaiki Kesalahan

 



Minggu, 28 Januari 2024


Bacaan Alkitab Setahun: Keluaran 34-36


Keluaran 34:1 (TB)  Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Pahatlah dua loh batu sama dengan yang mula-mula, maka Aku akan menulis pada loh itu segala firman yang ada pada loh yang mula-mula, yang telah kaupecahkan."


Musa menerima kedua loh batu bertuliskan 10 hukum Allah pertama kali (Keluaran 31:18). Loh yang pertama kali baik batu maupun tulisannya seluruhnya adalah pekerjaan Allah.


Keluaran 32:16 (TB)  Kedua loh itu ialah pekerjaan Allah dan tulisan itu ialah tulisan Allah, ditukik pada loh-loh itu. 


Musa menjadi marah atas kelakuan bangsa Israel yang menyimpang dari jalan Tuhan dengan menyembah kepada lembu tuangan. Maka Musa melemparkan kedua loh hukum Allah kepada bangsa Israel sehingga menjadi pecah.


Keluaran 32:19 (TB)  Dan ketika ia dekat ke perkemahan itu dan melihat anak lembu dan melihat orang menari-nari, maka bangkitlah amarah Musa; dilemparkannyalah kedua loh itu dari tangannya dan dipecahkannya pada kaki gunung itu. 


Musa melakukan kesalahan yaitu menghancurkan atau merusak karya Allah, tetapi Allah memberikan kesempatan kepada Musa untuk memperbaiki kesalahan.


Keluaran 34:1 (TB)  Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Pahatlah dua loh batu sama dengan yang mula-mula, maka Aku akan menulis pada loh itu segala firman yang ada pada loh yang mula-mula, yang telah kaupecahkan."


Apa yang dapat kita pelajari dari kisah tersebut?


1. Tuhan mengampuni kesalahan dan tidak mengingat-ngingat lagi.


Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan. Tetapi bila ia menyadari kesalahannya, bertobat dan minta ampun kepada Tuhan maka Tuhan akan mengampuni dan tidak lagi mengingat-ingat kesalahan di masa lalu.


Mikha 7:19 (TB)  Biarlah Ia kembali menyayangi kita, menghapuskan kesalahan-kesalahan kita dan melemparkan segala dosa kita ke dalam tubir-tubir laut. 


2. Kesempatan untuk memperbaiki kesalahan dibutuhkan usaha yang lebih sulit.


Kedua loh hukum Allah yang pertama kali diterima Musa semuanya dikerjakan oleh Allah baik pahatan maupun tulisannya. Tetapi pada kesempatan kedua, Allah melibatkan Musa untuk mengambil bagian yaitu menyiapkan dua loh batu dan memahatnya. 


Hal ini berarti untuk memperbaiki kesalahan jauh lebih sulit daripada membuat yang baru. Memperbaiki hubungan yang rusak jauh lebih sulit daripada memulai hubungan pertama kalinya. Memperbaiki hidup yang rusak jauh lebih sulit, ada kalanya akibat kesalahan telah meluas kepada berbagai aspek kehidupan. 


Tuhan mengajarkan agar kita menghargai karya Allah, sebab sulit bagi kita untuk membuatnya terlebih memperbaikinya bila telah kita rusakkan. Tetapi bila ada kemauan, niat dan usaha maka semuanya bisa dilakukan sebab Allah tetap melakukan bagian-Nya. Pada kesempatan kedua yang diberikan kepada Musa, Allah tetap berkarya dengan menulis 10 perintah pada kedua loh yang sudah dibuat oleh Musa.


Jangan sia-siakan kesempatan kepada kita untuk memperbaiki kesalahan. Lakukanlah dengan kesungguhan dan jangan mengulangi kesalahan lagi supaya proses yang terjadi tidak semakin lama. Intinya Tuhan memaklumi kesalahan yang pernah kita lakukan, tetapi Ia mau kita memperbaiki kesalahan. Haleluya, selamat hari Minggu. Selamat beribadah dan Tuhan Yesus memberkati. (PBW)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages