Menyalibkan Manusia Lama

 



Sabtu, 18 Nopember 2023


Bacaan Alkitab Setahun: Roma 1-3


Roma 6:6 (TB)  Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa.


Tuhan Yesus dengan tegas memberi perintah kepada kita sebagai murid-murid-Nya ...


Markus 8:34 (TB)  Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.


Dengan kata lain, kita harus menyalibkan segala keinginan daging kita yang tidak seturut dengan kehendak Tuhan.


1. Menyalibkan manusia lama


A. Apakah manusia lama?


Efesus 4:22 (TB)  yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan, 


Manusia lama adalah kehidupan manusia yang digerakkan oleh nafsu yang menyesatkan, akan menemui kebinasaan. 

Hal ini adalah perbuatan daging yaitu keinginan daging yang telah dibuahi sehingga menjadi dosa.


Galatia 5:19-21 (TB)  Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, 

penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,

kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu — seperti yang telah kubuat dahulu — bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. 


B. Apakah arti menyalibkan manusia lama?


Menyalibkan manusia lama artinya menyangkal (menolak) serta menanggalkan keinginan daging yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan. Salib juga berarti kutuk, sehingga kita juga harus mengutuk segala keinginan daging yang menyesatkan di dalam diri kita. Selanjutnya harus mengenakan manusia baru yang telah disucikan oleh darah Kristus. Tujuan dari menyalibkan manusia lama agar tubuh dosa (keinginan dosa di dalam tubuh kita) hilang kuasanya.


2 Korintus 5:17 (TB)  Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.


2. Jangan menghambakan diri lagi kepada dosa.


Setelah dimerdekakan dari dosa, jangan kembali lagi melakukan dosa-dosa seperti di masa lalu.


Amsal 26:11 (TB)  Seperti anjing kembali ke muntahnya, demikianlah orang bebal yang mengulangi kebodohannya. 


Orang bebal atau orang bodoh adalah orang yang setelah mengenal kebenaran, meninggalkan kebenaran dan sesudahnya kembali lagi melakukan perbuatan berdosa. Keadaan mereka akan menjadi lebih buruk dari sebelumnya.


2 Petrus 2:20 (TB)  Sebab jika mereka, oleh pengenalan mereka akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus, telah melepaskan diri dari kecemaran-kecemaran dunia, tetapi terlibat lagi di dalamnya, maka akhirnya keadaan mereka lebih buruk dari pada yang semula. 


Renungan pagi ini mengingatkan kita agar jangan bermain-main dengan dosa. Kita harus sadar bahwa dosa adalah hal serius, karena upah dosa adalah maut (Roma 6:23). Sebab itu marilah setiap hari kita terus menyalibkan manusia lama yang digerakkan oleh keinginan dosa. Selanjutnya kenakanlah manusia baru, yaitu ketaatan setiap hari untuk melakukan kehendak Tuhan. Selamat beraktifitas, Tuhan Yesus memberkati. (PBW)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages