Godaan Iblis




Kamis, 26 April 2018

Bacaan Alkitab Setahun: 1 Taw 19-21

1 Tawarikh 21:1 (TB)  Iblis bangkit melawan orang Israel dan ia membujuk Daud untuk menghitung orang Israel.

Selama kita hidup tak henti-hentinya kita mengalami pencobaan. Perlu dicatat bahwa pencobaan datang dari Iblis yang tujuannya untuk menjatuhkan orang percaya. Sedangkan ujian iman datang dari Tuhan dengan tujuan untuk memurnikan iman kita sehingga semakin mengandalkan Tuhan.

Daud tergoda oleh bujukan Iblis sehingga dia terjatuh. Daud menghitung jumlah orang Israel padahal hal itu tidak diperintahkan Tuhan. Hal ini dipandang jahat di mata Tuhan (1 Taw 21:7) sehingga Tuhan mendatangkan penyakit sampar yang menewaskan sampai tujuh puluh ribu orang Israel.

Apa yang dapat kita pelajari dari peristiwa tersebut?

1. Iblis tidak pernah berhenti mencobai manusia.
Iblis tidak pernah menyerah dan tidak pernah istirahat untuk mencobai manusia. Dia giat bekerja untuk tujuan yang jahat.
1 Petrus 5:8 (TB)  Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.
Sayangnya banyak orang Kristen malas bekerja, malas beribadah, malas baca Alkitab dan malas melayani Tuhan. Contohlah hal yang positif dari Iblis yaitu tidak pernah malas/berhenti mencapai tujuannya.

2. Iblis mencari kelemahan manusia.
Kita tidak dapat mempersamakan kekuatan iblis dengan Tuhan. Bila Tuhan omni potent (maha kuasa), omni science (maha tahu), omni present (maha hadir), maka Iblis tidaklah demikian. Iblis bukan maha kuasa, sebab kuasanya telah ditaklukan oleh kebangkitan Kristus. Iblis bukan maha tahu, dia tidak dapat mengerti dan membaca pikiran dan roh manusia. Dia hanya membaca kecenderungan dan melihat perbuatan manusia. Iblis bukanlah maha hadir di segala tempat. Iblis terpecah-pecah (Efesus 6:12) sehingga Iblis yang ada di suatu tempat berbeda dengan di tempat lain.
Iblis tahu kelemahan manusia karena melihat perbuatan manusia dan melihat kecenderungan manusia ketika menghadapi godaan iblis. Apabila manusia jatuh karena salah satu godaannya, maka ia akan terus-menerus menggunakan godaan yang sama. Itulah sebabnya ada orang-orang yang terus jatuh dalam dosa yang sama.
Iblis tahu kelemahan Daud dari sisi prajurit. Kemenangan suatu tentara ditentukan oleh jumlah, peralatan dan keahliannya. Dan hal ini memicu sebuah kesombongan yaitu kemenangan bukan oleh Tuhan melainkan oleh kekuatan tentaranya. Dan hal ini dipandang jahat di mata Tuhan.

3. Bujukan Iblis begitu kuat
Bila Iblis sudah mengetahui kelemahan manusia, maka ia akan memperkuat bujukannya dan terus menerus sampai manusia jatuh dalam dosa. Lihatlah bagaimana Iblis mencobai Adam dan Hawa. Dia memutarbalikkan Firman Tuhan sehingga manusia mulai ragu dan akhirnya jatuh dalam dosa. Salomo jatuh dalam penyembahan berhala karena mencintai perempuan-perempuan yang cantik. Ia memiliki 700 istri dan 300 gundik, dan mereka membawa Salomo masuk dalam penyembahan berhala. Manusia yang dikuasai oleh hawa nafsu mudah jatuh dalam dosa. Jatuh dalam dosa amarah, percabulan, perselingkuhan, pesta pora, kemabukan, penyembahan berhala, perseteruan dan sebagainya.

Bagaimana strategi mengalahkan bujukan Iblis?

1. Berpegang pada Firman Tuhan.
Firman Tuhan adalah pedang Roh yang sanggup mengalahkan godaan Iblis.
Efesus 6:17 (TB)  dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah.
Ingatlah bagaimana Yesus bisa menang menghadapi pencobaan Iblis di padang gurun, karena Yesus melawan setiap pencobaan dengan firman Tuhan.

2. Hidup dalam Roh
Berada dalam persekutuan dengan Tuhan akan melindungi kita dari segala pencobaan.
Galatia 5:16 (TB)  Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.
Jangan menjauh dari hadapan Tuhan, giatlah beribadah dan berada dalam persekutuan saudara seiman akan menguatkan dan melindungi kita dari segala pencobaan.

Akhirnya, waspadalah terhadap segala pencobaan dan bujuk rayu dari Iblis. Taklukan keinginan daging dengan hidup dalam Roh yaitu persekutuan yang intim dengan Tuhan. Kiranya Tuhan menguatkan iman dan roh Anda untuk dapat mengatasi setiap pencobaan dari si jahat. Tuhan Yesus memberkati. (Ps.BW)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages