Saatnya Berinvestasi !


SAATNYA BERINVESTASI !

Bacaan Alkitab Setahun: Kejadian 40-42

Kejadian 41:36 (TB)  Demikianlah segala bahan makanan itu menjadi persediaan untuk negeri ini dalam ketujuh tahun kelaparan yang akan terjadi di tanah Mesir, supaya negeri ini jangan binasa karena kelaparan itu."

Setiap orang pastilah pernah mengalami keadaan kelimpahan maupun kekurangan. Keadaan kelimpahan dialami pada saat usia produktif, bisnis atau pekerjaan lancar dan pengeluaran masih sedikit. Tetapi mungkin pula mengalami keadaan kekurangan di saat usia tidak produktif (pensiun), mengalami PHK atau gagal bisnis, kebutuhan yang sangat besar karena menderita penyakit kritis atau cacat tetap total. Bahkan juga biaya studi anak yang semakin besar.

Seorang yang bijaksana akan mengatur keuangannya dengan baik. Ia menyimpan sebagian di saat kelimpahan sehingga di saat ada kebutuhan yang sangat besar, tersedia bahkan terjamin kebutuhannya. Namun sayang sekali banyak yang belum menyadari, di saat kelimpahan penghasilannya digunakan untuk hal-hal yang konsumtif dan tidak membiasakan untuk berhemat atau berinvestasi.

Tentunya semua orang pasti tidak mau mengalami saat kekurangan terjadi dalam hidupnya. Salah satu cara yang sangat penting adalah dengan berinvestasi. Investasi adalah menanamkan modal dalam jangka waktu tertentu sehingga mendapatkan hasil baik bunga maupun keuntungan.

Berikut ini beberapa jenis investasi yang layak untuk dipertimbangkan:

1. Property
Properti meliputi tanah atau beserta bangunan. Walaupun harga property mengalami fluktuasi sesuai keadaan pasar tetapi dalam jangka panjang tetap akan mengalami kenaikan, apalagi bila property berada di daerah yang prospek secara bisnis.

2. Emas
Membeli emas dalam bentuk emas murni atau tabungan emas di pegadaian. Bedanya kalau emas murni berupa batangan atau koin tetapi tabungan emas bisa membeli dengan uang kecil atau dicicil. Walaupun harga emas di pasar dunia mengalami fluktuasi tetapi dalam jangka panjang emas akan selalu naik.

3. Obligasi / Saham
Obligasi adalah surat utang dari perusahaan atau negara yaitu investasi kita untuk ikut membiayai sebuah perusahaan atau keuangam negara. Setiap bulan akan menerima kupon yang saat ini lebih tinggi dari bunga deposito. Obligasi pemerintah yang sedang tren dan terjamin keamanannya adalah ORI (Obligasi Retail Indonesia) dan SUN (Surat Utang Negara). Sedangkan saham adalah investasi modal kepada sebuah perusahaan. Saham yang cocok untuk investasi jangka panjang adalah saham blue chip yaitu saham pada perusahaan Tbk yang bonafit, prospektif dan neraca perusahaan selama ini selalu profit.

4. Asuransi
Asuransi memiliki dua instrumen yaitu asuransi (pertanggungan) dan investasi. Jenis pertanggungan meliputi asuransi kesehatan, jika sakit maka biayanya dicover asuransi atau asuransi jiwa, misal jika meninggal maka ahli waris akan menerima manfaat sesuai yang disepakai dalam polis. Sedangkan investasi pada umumnya asuransi modern memiliki unit link yaitu premi yang disetorkan dibelikan dalam bentuk unit harga. Unit ini akan mengalami fluktuasi tetapi dalam jangka panjang akan terus mengalami kenaikan.

Selagi Tuhan masih mengaruniakan kekuatan, kesehatan dan kesempatan untuk mendapat berkat dalam masa kelimpahan, jangan lupa berinvestasi. Kisah Yusuf di Mesir menjadi acuan bagi kita, agar di masa sulit tidak mengalami kekurangan atau kelaparan. Baiklah kita menjadi orang yang bijaksana dengan berinvestasi sedini mungkin. Tuhan memberkati. (Ps.BW)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages