Tidak Tunduk Pada Pemimpin


Sabtu, 22 Maret 2025

Bacaan Alkitab Setahun: 1 Samuel 10-12

1 Samuel 10:27 (TB)  Tetapi orang-orang dursila berkata: "Masakan orang ini dapat menyelamatkan kita!" Mereka menghina dia dan tidak membawa persembahan kepadanya. Tetapi ia pura-pura tuli.

Samuel telah mengurapi Saul menjadi raja bagi Israel. Sejak saat itu orang Israel terbagi menjadi dua kelompok. 

1. Orang yang tunduk pada pemimpin.

1 Samuel 10:26 (TB)  Saul pun pulang ke rumahnya, ke Gibea, dan bersama-sama dengan dia ikut pergi orang-orang gagah perkasa yang hatinya telah digerakkan Allah.

Mereka mendukung Saul sebagai raja, mereka adalah orang-orang gagah perkasa yang diberikan Allah untuk mendukung Saul sebagai pemimpin mereka.

2. Orang yang tidak tunduk pada pemimpin.

1 Samuel 10:27 (TB)  Tetapi orang-orang dursila berkata: "Masakan orang ini dapat menyelamatkan kita!" Mereka menghina dia dan tidak membawa persembahan kepadanya. Tetapi ia pura-pura tuli.

a. Mereka meragukan (tidak percaya) kapasitas Saul sebagai pemimpin,
"Masakan orang ini dapat menyelamatkan kita!"

b. Mereka menghina Saul.
Meskipun Saul berpenampilan ganteng dan berasal dari keluarga berada, mereka tetap menghina Saul. Ini berarti ada fitnah dan tuduhan untuk membunuh karakter Saul.

c. Mereka tidak membawa persembahan kepada Saul.
Mereka yang tidak tunduk kepada pemimpin, melawan pemimpin dengan cara tidak memberikan dukungan keuangan. Mereka mencobai pemimpin, seandainya tidak disupport apakah kepemimpinan bisa jalan?

d. Mereka tidak mau mendengar perintah Saul (pura-pura tuli).
Apa saja yang Saul perintahkan tidak pernah ditaati karena ketidakpercayaan mereka.

Orang-orang yang tidak tunduk disebutkan sebagai orang-orang dursila atau orang jahat.
Tetapi Saul memilih tidak meladeni sikap mereka. Saul tetap berjalan bersama orang-orang yang Tuhan berikan.

1 Samuel 10:27 (FAYH)  Tetapi ada orang-orang pembangkang dan jahat yang berkata, "Bagaimana orang ini dapat menyelamatkan kita? " Mereka menghina Saul dan tidak mau membawa persembahan kepadanya. Tetapi ia tidak mempedulikan sikap mereka.

Dalam perjalanan kepemimpinan, seringkali ada orang-orang dursila. Seorang pemimpin tidak bisa menyenangkan semua orang, tetapi ia harus melakukan perintah Tuhan. Bila Anda sebagai pemimpin, tetaplah teguh berdiri bersama Tuhan sekalipun ada orang-orang yang tidak mau tunduk. Bila Anda sebagai anggota, tunduklah kepada pemimpin dan dukunglah, sebab mereka adalah otoritas yang Tuhan tempatkan di atas kehidupan Anda. Selamat berakhir pekan, Tuhan Yesus memberkati. (PBW)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages