Penghalang Memuji Tuhan



Minggu, 30 Maret 2025

Bacaan Alkitab Setahun: 2 Samuel 4-6

2 Samuel 6:16 (TB)  Ketika tabut TUHAN itu masuk ke kota Daud, maka Mikhal, anak perempuan Saul, menjenguk dari jendela, lalu melihat raja Daud meloncat-loncat serta menari-nari di hadapan TUHAN. Sebab itu ia memandang rendah Daud dalam hatinya. 

Mikhal adalah anak raja Saul yang setiap harinya tinggal di dalam istana dengan kehidupan yang mewah. Kedudukannya sebagai bangsawan seringkali menjadi penyebab memandang rendah orang lain. Mikhal memandang rendah Daud yang memuji Tuhan dengan menari-nari di depan rakyatnya. Hal ini menyiratkan bahwa Mikhal tidak biasa memuji Tuhan sehingga tidak suka ekspresi memuji Tuhan. Saul tidak memiliki gaya hidup memuji Tuhan dan ini menular kepada seisi rumahnya. Demikian pula sikap Saul yang sombong menurun kepada anak-anaknya. Sampai akhir hidupnya Mikhal mandul, ini karena sikapnya yang sombong dan memandang rendah Daud dalam memuji Tuhan.

Di sisi lain, Daud telah diangkat menjadi raja Israel. Kedudukan Daud yang tinggi tidak menghalangi Daud untuk memuji-muji Tuhan dengan ekspresi. Daud yang menjadi raja, hatinya tetap sama seperti seorang gembala yang suka memuji dan bermazmur bagi Tuhan. Daud tetap memiliki kerendahan hati sehingga selalu memuji-muji Tuhan dengan ekspresi sukacita.

Renungan hari ini: apakah Anda suka memuji Tuhan? Bila Anda tidak suka memuji Tuhan dengan ekspresi ... periksalah apakah masih ada kesombongan di dalam hati Anda.
Marilah kita jaga hati kita agar tetap rendah hati sehingga kita bisa memuji dan menyembah Tuhan dengan sukacita. Diberkati semua orang yang suka memuji dan menyembah Tuhan. Haleluya, Tuhan Yesus memberkati. Amin. (PBW)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages