Optimis Memandang Masa Depan


Jumat, 7 Maret 2025

Bacaan Alkitab Setahun: Yosua 13-15

Yosua 14:8 (TB)  Sedang saudara-saudaraku, yang bersama-sama pergi ke sana dengan aku, membuat tawar hati bangsa itu, aku tetap mengikuti TUHAN, Allahku, dengan sepenuh hati. 

Kaleb dan Yosua adalah gambaran tokoh yang anti mainstream. Di saat mayoritas (10 suku) pesimis untuk menaklukkan tanah Kanaan, mereka justru menentang arus besar dengan memiliki iman yang besar dan optimisme untuk menaklukkan tanah Kanaan.

Bilangan 14:6-9 (TB)  Tetapi Yosua bin Nun dan Kaleb bin Yefune, yang termasuk orang-orang yang telah mengintai negeri itu, mengoyakkan pakaiannya,
dan berkata kepada segenap umat Israel: "Negeri yang kami lalui untuk diintai itu adalah luar biasa baiknya. 
Jika TUHAN berkenan kepada kita, maka Ia akan membawa kita masuk ke negeri itu dan akan memberikannya kepada kita, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya.
Hanya, janganlah memberontak kepada TUHAN, dan janganlah takut kepada bangsa negeri itu, sebab mereka akan kita telan habis. Yang melindungi mereka sudah meninggalkan mereka, sedang TUHAN menyertai kita; janganlah takut kepada mereka."  

Kita akan belajar salah satu dari mereka yaitu Kaleb. Ia memiliki iman yang besar untuk menaklukkan para musuh di tanah Kanaan. Mengapa Kaleb optimis memandang masa depan?

Bilangan 14:24 (TB)  Tetapi hamba-Ku Kaleb, karena lain jiwa yang ada padanya dan ia mengikut Aku dengan sepenuhnya, akan Kubawa masuk ke negeri yang telah dimasukinya itu, dan keturunannya akan memilikinya. 

1. Kaleb memiliki jiwa yang berbeda dari orang Israel pada umumnya.

Bilangan 14:24 (AYT)  Akan tetapi, hamba-Ku Kaleb akan Kubawa masuk ke negeri yang dia masuki itu dan keturunannya akan memiliki negeri itu. Sebab, dia memiliki roh yang berbeda dan telah mengikuti Aku dengan sepenuhnya. 

Dalam terjemahan Ayat Yang Tepat (AYT) diartikan memiliki roh yang berbeda. Jiwa dan roh adalah bagian dari hidup manusia yang tidak terlihat. Jiwa dan roh Kaleb berbeda sebab memiliki persekutuan pribadi dengan Tuhan.

2. Kaleb mengikut Tuhan dengan sepenuh hati.

Mengikut Tuhan sepenuh hati diartikan sebagai setia (Bahasa Indonesia Masa Kini) dan mentaati Tuhan sepenuhnya (FAYH).

Bilangan 14:24 (BIMK)  Tetapi tidak demikian hamba-Ku Kaleb. Ia tetap setia kepada-Ku. Sebab itu Aku akan membawa dia ke negeri yang telah dimasukinya. Sekarang orang Amalek dan orang Kanaan tinggal di dataran itu. Tetapi daerah itu akan menjadi milik keturunan Kaleb, hamba-Ku itu. Besok kamu harus berbalik dan pergi ke padang gurun ke arah Teluk Akaba." 

Bilangan 14:24 (FAYH)  Tetapi Kaleb, hamba-Ku, adalah orang yang berbeda dengan mereka—ia menaati Aku dengan sepenuhnya. Aku akan membawa dia ke dalam negeri yang telah dikunjunginya sebagai pengintai, dan keturunannya akan mendapat bagian penuh di dalam negeri itu.

Iman yang besar dan optimisme terhadap masa depan dibangun dengan memiliki persekutuan dengan Tuhan, setia kepada Tuhan serta mentaati firman Tuhan dengan sepenuh hati.

Optimisme adalah sikap mental yang memandang segala sesuatu dari sisi positif dan berharap akan hasil yang baik di masa depan. Orang yang optimis cenderung percaya diri dan penuh semangat dalam menjalani hidup. 

Marilah kita meneladani kehidupan Kaleb agar kita bisa menjadi pemenang dalam segala segi kehidupan. Mungkin kita sedang menghadapi masalah dan tantangan yang besar, tetapi marilah kita tetap optimis memandang masa depan. Imanuel, Tuhan Yesus memberkati. (PBW)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages