Meninggalkan Tuhan Karena Masalah?


Selasa, 18 Maret 2025

Bacaan Alkitab Setahun: Rut 1-4

Rut 1:1 (TB)  Pada zaman para hakim memerintah ada kelaparan di tanah Israel. Lalu pergilah seorang dari Betlehem-Yehuda beserta isterinya dan kedua anaknya laki-laki ke daerah Moab untuk menetap di sana sebagai orang asing.

Berdasarkan ayat tersebut, kita akan membahas beberapa pengertian sebagai berikut:

1. Kelaparan menggambarkan masalah.

Kelaparan bisa dalam arti fisik kekurangan makanan, tetapi juga bisa merupakan gambaran terjadinya masalah hubungan, masalah keluarga, masalah kesehatan, masalah pekerjaan, masalah keuangan maupun masalah dalam pelayanan.

2. Siapakah yang lari ketika ada masalah?

Adalah seorang dari Betlehem-Yehuda beserta isterinya dan kedua anaknya. Ini menggambarkan orang Kristen atau orang percaya.

Rut 1:2 (TB)  Nama orang itu ialah Elimelekh, nama isterinya Naomi dan nama kedua anaknya Mahlon dan Kilyon, semuanya orang-orang Efrata dari Betlehem-Yehuda; dan setelah sampai ke daerah Moab, diamlah mereka di sana.

3. Karena masalah meninggalkan Tuhan.

Betlehem-Yehuda menggambarkan persekutuan dengan Tuhan dan dengan orang percaya (gereja).

Betlehem artinya rumah roti, yaitu firman Tuhan dalam kehidupan sekarang. Sedangkan Yehuda berarti pujian atau ibadah dalam arti sekarang. Pujian secara korporat terjadi di dalam gereja (ibadah).

Ada orang-orang yang karena masalah meninggalkan Tuhan dan ibadah di rumah Tuhan. Tentang hal ini firman Tuhan memberi peringatan.

Ibrani 10:25 (TB)  Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat. 

4. Ke manakah mereka lari meninggalkan Tuhan saat ada masalah?

Elimelekb, Naomi dan kedua anaknya yaitu Mahlon dan Kilyon lari menuju daerah Moab. Moab adalah sebuah bangsa yang tidak percaya kepada TUHAN dan melakukan penyembahan berhala.

Ada orang-orang Kristen yang karena masalah meninggalkan iman kepada Tuhan dan percaya kepada penyembahan berhala atau menjalani kehidupan duniawi. Mereka meninggalkan kehidupan rohani demi mencari materi atau kepuasan duniawi. Mereka melupakan kebaikan Tuhan, karena masalah atau kecewa menjadi pahit hati sehingga meninggalkan Tuhan dan gereja.

Marilah kita belajar dari kisah di atas ... ketika ada masalah jangan meninggalkan Tuhan tetapi justru semakin mencari Tuhan dan bersekutu dengan orang percaya supaya kita dikuatkan. Jangan tergoda kepada jalan pintas baik melalui kuasa kegelapan atau cara instan yang tidak berkenan kepada Tuhan. Semoga renungan ini menjadi berkat. Haleluya, Tuhan Yesus memberkati. (PBW)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages