Kamis, 13 Maret 2025
Bacaan Alkitab Setahun: Hakim-hakim 7-9
Hakim-hakim 8:34-35 (TB) orang Israel tidak ingat kepada TUHAN, Allah mereka, yang telah melepaskan mereka dari tangan semua musuhnya di sekelilingnya,
juga tidak menunjukkan terima kasihnya kepada keturunan Yerubaal-Gideon seimbang dengan segala yang baik yang telah dilakukannya kepada orang Israel.
Salah satu karakter buruk orang Israel adalah tidak tahu terima kasih. Tuhan telah melepaskan orang Israel dari bangsa Midian dan musuh-musuh di sekelilingnya. Tuhan memakai Gideon untuk menjadi pemimpin bangsa Israel sehingga mereka hidup aman dan damai selama 40 tahun.
Hakim-hakim 8:28 (TB) Demikianlah orang Midian tunduk kepada orang Israel dan tidak dapat menegakkan kepalanya lagi; maka amanlah negeri itu empat puluh tahun lamanya pada zaman Gideon.
Tetapi setelah Gideon mati, orang Israel tidak ingat kepada Tuhan dan tidak menunjukkan terima kasih kepada keturunan Gideon.
Pada akhir zaman ini sifat tidak tahu terima kasih semakin meningkat. Orang-orang tidak mengingat kebaikan-kebaikan orang yang telah diterimanya. Mereka melupakannya dan tidak tahu berterima kasih. Bahkan kekurangan sedikit telah menutupi banyak kelebihan, seperti ada pepatah "karena nila setitik rusak susu sebelangga".
2 Timotius 3:1-4 (TB) Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.
Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama,
tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik,
suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah.
Marilah kita menjaga diri agar tidak mengikuti sifat orang di akhir zaman. Berterimakasihlah kepada Tuhan dan kepada orang-orang yang telah berbuat kebaikan kepada kita. Ampunilah dan lupakanlah kesalahan orang lain. Mempermasalahkan kekurangan orang lain, akan membawa kepada sifat tidak tahu terima kasih. Semoga renungan ini akan membangun karakter yang baik untuk selalu berterima kasih kepada Tuhan dan orang-orang yang telah menolong kita. Haleluya, Tuhan Yesus memberkati. Amin. (PBW)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar