Mujizat Dalam Kelompok Kecil

 


Selasa, 26 Oktober 2021


Bacaan Alkitab Setahun: Lukas 7-9


Lukas 9:14 (TB)  Sebab di situ ada kira-kira lima ribu orang laki-laki. Lalu Ia berkata kepada murid-murid-Nya: "Suruhlah mereka duduk berkelompok-kelompok, kira-kira lima puluh orang sekelompok."


Orang-orang berbondong-bondong mengikut Yesus dan mendengar pengajaran-Nya. Dari pagi hingga mulai malam mereka belum makan. Murid-murid hendak menyuruh mereka pulang tetapi Yesus melarangnya. Adalah tanggung jawab Tuhan untuk memberi makan kepada mereka. Jumlah mereka adalah 5.000 orang laki-laki belum termasuk perempuan dan anak-anak. Sebelum Yesus memberkati 5 roti dan 2 ikan serta melipatgandakannya, Yesus menyuruh mereka berkumpul dalam kelompok-kelompok yang lebih kecil. Dan terjadilah ketika roti tersebut dipecah-pecahkan dan dibagikan kepada semua orang sehingga mereka makan dengan kenyang.


Mengapa Yesus menyuruh mereka berkumpul dalam kelompok-kelompok?


1. Memastikan mereka menerima pelayanan dengan baik.
Dalam pelayanan kepada jemaat sangat penting keberadaan kelompok kecil. Di gereja kita memiliki iCare. Setiap jemaat yang berada dalam kelompok akan mendapatkan pelayanan dan penggembalaan lebih baik melalui gembala iCare. Bila ada yang sakit atau mengalami masalah, segera ada yang mendoakan, memperhatikan dan membantu mereka.


2. Mujizat dalam kelompok kecil.
Ketika beberapa orang berkumpul dalam kelompok kecil mereka bisa sharing dan saling mendoakan. Mereka bisa saling menolong. Kesatuan dalam doa dan usaha akan mendatangkan mujizat terjadi dalam kelompok kecil. Bangunlah kelompok kecil (iCare) Anda bukan hanya akrab dalam persekutuan, tetapi bangunlah suasana rohani yaitu doa dan penyembahan yang akan membuka pintu mujizat terjadi.


3. Tercipta keteraturan.
Pelayanan pada zaman Musa juga dibagi dalam kelompok-kelompok kecil yaitu kelompok 1.000, 100, 50 dan 10 orang. Tujuannya supaya terjadi keteraturan. Masalah yang bisa ditangani oleh pemimpin di kelompok kecil tidak perlu membebani pemimpin di atasnya, sehingga para pemimpin bisa berkonsentrasi memikirkan perkara-perkara yang lebih besar. Bila ini terjadi akan membangun keteraturan dan melibatkan sebanyak mungkin orang dalam pelayanan penggembalaan.


Melalui renungan ini, kita ingin mengajak seluruh jemaat untuk terlibat dalam iCare sebagai wujud kelompok kecil di gereja kita. Di dalam iCare yang hidup dan bertumbuh akan membangun atmosfir berkat dan mujizat bagi setiap anggotanya. Tetap semangat melayani, Tuhan memberkati. (Ps.BW)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages