Doa dan Pencobaan

 


Minggu, 31 Oktober 2021


Bacaan Alkitab Setahun: Lukas 22-24


Lukas 22:40 (TB)  Setelah tiba di tempat itu Ia berkata kepada mereka: "Berdoalah supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan."


Ada korelasi yang kuat antara orang yang berdoa dengan kemampuannya bertahan menghadapi pencobaan.


1. Pencobaan


Setiap manusia selalu menghadapi pencobaan. Setiap pencobaan memiliki tujuan menjatuhkan orang ke dalam dosa dan menjauhkan dari persekutuan dengan Tuhan. Pencobaan bukan datang dari Tuhan tetapi dari keinginan daging dan oleh si jahat. Orang yang kuat imannya akan mampu bertahan, tetapi orang yang lemah imannya akan jatuh ke dalam pencobaan.


Yakobus 1:13-14 (TB)  Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: "Pencobaan ini datang dari Allah!" Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapa pun.
Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.


2. Berdoa


Doa adalah hubungan pribadi dengan Tuhan. Melalui doa orang percaya berkomunikasi, menyampaikan permohonan dan meminta perlindungan Tuhan. Orang percaya yang berdoa akan memiliki iman yang kuat karena senantiasa terhubung dengan Tuhan. Mereka bisa "mendownload" kuasa Tuhan ketika sedang mengalami pencobaan. Demikian juga perlindungan Tuhan menyertai mereka sehingga tidak terjatuh ketika sedang menghadapi pencobaan.


Keluaran 17:11 (TB)  Dan terjadilah, apabila Musa mengangkat tangannya, lebih kuatlah Israel, tetapi apabila ia menurunkan tangannya, lebih kuatlah Amalek.


Bangsa Israel sedang menghadapi pertempuran dengan bangsa Amalek. Ketika Musa mengangkat tangannya lebih kuatlah Israel, ketika menurunkan tangannya lebih kuatlah Amalek. Ini menggambarkan kehidupan doa. Ketika seseorang berdoa, imannya menjadi semakin kuat dan kuasa pencobaan menjadi semakin lemah.


Jadi, semakin dekat dengan Tuhan menjadi semakin kuat dan teguh menghadapi pencobaan. Tetapi semakin jauh dari Tuhan menjadi semakin lemah dan bisa jatuh dalam menghadapi pencobaan. Kehidupan doa pribadi merupakan ukuran seberapa dekat seseorang dengan Tuhan. Di masa pandemi bahkan mendekati akhir zaman, pencobaan akan datang semakin masif. Oleh sebab itu kita perlu meningkatkan intensitas doa pribadi agar tetap bertahan menghadapi pencobaan. Selamat hari Minggu, selamat beribadah. Tuhan memberkati. (Ps.BW)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages