Duduk Di Barisan Depan

 


Kamis, 28 Oktober 2021


Bacaan Alkitab Setahun: Lukas 13-15


Lukas 14:11 (TB)  "Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan."


Topik renungan ini mungkin jarang kita baca atau dengar. Demi kemurahan Allah kita rindu, ini akan menjadi berkat dan membuat hidup kita semakin berkenan kepada Tuhan.


Banyak orang menafsirkan Lukas 14:7-14 dengan cara yang salah. Mereka menolak duduk di beberapa kursi barisan depan dalam ibadah maupun pertemuan. Sebaliknya justru mereka duduk di belakang dengan alasan tidak mau menonjol dan mau merendahkan diri. Sesungguhnya yang Tuhan maksudkan agar "jangan duduk di kursi depan" adalah supaya  tidak merasa perlu dihormati sehingga menjadi sombong, kecuali tuan rumah yang meminta duduk di kursi depan sebagai bentuk penghormatan.


Mengenai duduk di kursi barisan depan dalam ibadah dan pertemuan harus kita pahami dengan benar. Dalam ibadah, Tuhan adalah Tuan Rumah dan Dia mengundang kita sebagai tamu kehormatan. Kita sudah dipersilakan duduk di bagian depan untuk menerima berkat yang terbaik. Oleh sebab itu jangan merasa malu dan tidak layak atau dengan alasan merendahkan diri duduk di bagian belakang. Ketika kita duduk di bagian depan, kita akan lebih fokus dalam ibadah dan tidak akan berbuat macam-macam yang mengganggu orang lain di kursi belakangnya.


Kecuali Anda yang menjadi penyelenggara sehingga ada aktifitas lainnya, atau yang membawa anak kecil sebaiknya Anda duduk di barisan belakang supaya tidak mengganggu orang lain.


Kembali kepada nats tersebut, kita rindu agar menjadi pribadi yang selalu rendah hati dan tidak sombong. Jangan merasa kita perlu dihormati dan diberi posisi tertentu karena keberadaan kita, pendidikan, pengalaman, talenta atau kelebihan yang kita punya. Barangsiapa yang rendah hati, ia akan ditinggikan oleh Tuhan pada waktu-Nya. Haleluya, selamat beraktifitas, Tuhan memberkati. (Ps.BW)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages