Memperhatikan Firman

 



Sabtu, 9 Juli 2022


Bacaan Alkitab Setahun: Amsal 16-18


Amsal 16:20 (TB)  Siapa memperhatikan firman akan mendapat kebaikan, dan berbahagialah orang yang percaya kepada TUHAN. 


Rambu-rambu lalu lintas dipasang untuk kebaikan bukan untuk mempersulit atau menghalangi pengendara. Ketika dalam perjalanan, kita harus memperhatikan rambu-rambu lalu lintas supaya selamat, aman, tidak tersesat dan sampai kepada tujuan.


Firman Tuhan dapat diumpamakan sebagai "rambu lalu lintas" yang menuntun dan memberi peringatan agar perjalanan hidup kita selamat dan berhasil. Oleh sebab itu kita harus memperhatikan firman Tuhan.


1. Memperhatikan berarti mengamati dan  belajar.

Dalam memperhatikan firman Tuhan berarti kita membaca, merenungkan dan menangkap pesan dari firman Tuhan. Jadilah murid Tuhan yang selalu belajar dari perkataan Sang Guru Agung melalui firman-Nya.


2. Memperhatikan berarti mematuhi.

Apa yang diperintahkan dalam firman Tuhan harus dipatuhi agar perjalanan hidup kita dalam perlindungan dan tuntunan Tuhan. Mematuhi berarti melakukan firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.


3. Memperhatikan firman Tuhan akan mendapat kebaikan.

Banyak orang mengejar kebaikan dengan mengandalkan kekuatan sendiri, tetapi melupakan siapa sumber kebaikan. Jika kita mencintai firman Tuhan kita akan mengalami kebaikan demi kebaikan Tuhan setiap hari. Sebab Tuhanlah sumber berkat dan kebaikan.


Mazmur 119:165 (TB)  Besarlah ketenteraman pada orang-orang yang mencintai Taurat-Mu, tidak ada batu sandungan bagi mereka. 


4. Memperhatikan firman Tuhan akan berbahagia.

Bahagia adalah keadaan yang dicari semua orang. Banyak orang mencari kebahagiaan dengan caranya sendiri, tetapi melupakan kebahagiaan yang berasal dari Tuhan, salah satunya adalah memperhatikan firman Tuhan. Bahkan dalam keadaan yang tidak baik pun akan selalu berbahagia karena mengerti firman Tuhan.


Mazmur 94:12-13 (TB)  Berbahagialah orang yang Kauhajar, ya TUHAN, dan yang Kauajari dari Taurat-Mu, 

untuk menenangkan dia terhadap hari-hari malapetaka, sampai digali lobang untuk orang fasik. 


Baiklah setiap orang yang saat ini dingin, merasa lebih tahu dan tidak membutuhkan firman Tuhan akan sadar. Sadar bahwa kita tidak bisa hidup tanpa Tuhan. Sadar bahwa firman Tuhan adalah makanan rohani dan penuntun dalam kehidupan sehari-hari. Berhentilah mengandalkan kekuatan sendiri. Carilah Tuhan dan dapatkan hikmat-Nya dengan cara memperhatikan firman Tuhan. Biarlah renungan ini menjadi berkat bagi kita. Tuhan Yesus memberkati. (Ps.BW)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages