Jatuh Karena Kesombongan

 



Minggu, 24 Juli 2022


Bacaan Alkitab Setahun: Yesaya 13-15


Yesaya 14:12-13 (FAYH)  Sekarang engkau telah jatuh dari langit, hai Bintang Timur (Lusifer), putra Fajar! Engkau telah ditebang dan rebah di tanah—sekalipun engkau dulu gagah perkasa ketika melawan bangsa-bangsa di dunia.

Karena engkau berkata dalam hatimu, "Aku akan naik ke surga dan memerintah bintang-bintang Allah (para malaikat). Aku akan menduduki takhta yang paling tinggi. Aku akan bersemayam di atas Bukit Pertemuan, jauh di utara.


Lusifer sebelum dibuang ke bumi adalah pemimpin malaikat penyembahan di sorga. Ia memimpin sepertiga malaikat. Ia menjadi sombong dan tinggi hati dengan segala kemampuannya. Ia ingin dipuji dan disembah seperti Tuhan. Akibat kesombongnnya ia dibuang ke bumi beserta semua pengikutnya. 


Yesaya 14:14-15 (TB)  Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi! 

Sebaliknya, ke dalam dunia orang mati engkau diturunkan, ke tempat yang paling dalam di liang kubur. 


Kejatuhan Lucifer terjadi karena kesombongan hendak menyamai Tuhan. Hal ini tentu dapat menjadi pelajaran agar kita tidak mengalami kejatuhan karena kesombongan.


1. Janganlah mengandalkan kemampuan diri sendiri sebab Tuhanlah yang memberikan kemampuan.


2. Janganlah mengandalkan kekayaan karena segala yang ada pada kita adalah titipan Tuhan.


3. Janganlah mengandalkan jabatan atau kedudukan, karena hal itu adalah kepercayaan dari Tuhan.


4..Jangan mengandalkan kelebihan diri sendiri karena semua adalah kasih karunia.


Amsal 18:12 (TB)  Tinggi hati mendahului kehancuran, tetapi kerendahan hati mendahului kehormatan. 


Kesombongan akan membawa kita kepada kehancuran, tetapi kerendahan hati akan membawa kita kepada kemuliaan. Tetaplah rendah hati sebab tanpa Tuhan kita tidak dapat berbuat apa-apa. Selamat hari Minggu, Tuhan Yesus memberkati. (Ps.BW)







Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages