Awas Berhala!



Jumat, 18 Nopember 2016

1 Yohanes 5:21 (TB) Anak-anakku, waspadalah terhadap segala berhala.

Pengertian berhala pada zaman dulu adalah patung, pohon, tokoh atau makam keramat, binatang atau benda-benda yang disembah dan dipuja.
Namun bila dibawa kepada zaman modern berhala tersebut di atas semakin terkikis oleh perkembangan zaman. Lalu benarkah manusia sudah tidak lagi menyembah berhala?

Pengertian berhala dalam dunia modern adalah segala sesuatu yang dicintai melebih Tuhan. Jadi apa saja yang berpotensi menjadi berhala?

1. Keluarga - apabila kita menempatkan keluarga melebihi Tuhan. Misal setiap Hari Minggu selalu rekreasi bersama seluruh keluarga sampai melupakan ibadah. Meninggalkan Tuhan karena keluarga.

2. Hobby - apabila terobsesi oleh hobby kita sehingga hobby lebih menyenangkan daripada mengasihi Tuhan. Misal hobby mancing, gowes, touring, club moge / mobil, nonton tv/sinetron/sepak bola, K-Pop, games online dsb sampai melupakan ibadah.

3. Teman Pergaulan - apabila teman-teman pergaulan bukan seiman sehingga perilaku mereka merusakkan kebiasaan yang baik, juga seringkali kongkow atau ngopi dengan teman bahkan begadang sehingga melupakan doa dan ibadah.

4. Pekerjaan - apabila pekerjaan sudah begitu mengikat sehingga hanya sedikit waktu untuk istirahat bahkan tidak bisa ke gereja karena pekerjaan yang tidak pernah libur. Demikian pula dengan mengejar kekayaan (uang) melalui pekerjaan sehingga pekerjaan adalah segala-galanya dan menghalalkan segala cara.

5. Smartphone - apabila kita lebih menyukai dan aktif di media sosial, melihat YouTube, browsing internet, main games melebihi doa, menyembah dan baca firman Tuhan. Bahkan ... di gereja bukan mendengarkan firman tapi sibuk dengan medsos dan main games.

6. Pelayanan - Lho kok bisa? Maksudnya apabila giat melayani tapi motivasinya salah. Giat melayani tapi tidak memiliki persekutuan dengan Tuhan. Giat pelayanan tetapi tidak memiliki kasih yang murni.

Dan masih banyak lagi satu dengan yang lain berbeda-beda. Marilah kita selidiki kehidupan kita agar tidak ada berhala modern yang mengikat kehidupan kita.


Together Impactful,
Ps. Budi Wikanto, MA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages