Rabu, 1 April 2026
Bacaan Alkitab Setahun: 2 Samuel 10-12
2 Samuel 12:4 (TB) Pada suatu waktu orang kaya itu mendapat tamu; dan ia merasa sayang mengambil seekor dari kambing dombanya atau lembunya untuk memasaknya bagi pengembara yang datang kepadanya itu. Jadi ia mengambil anak domba betina kepunyaan si miskin itu, dan memasaknya bagi orang yang datang kepadanya itu.
Ayat tersebut adalah bagian dari perumpamaan Nabi Natan kepada Daud. Diceritakan seorang kaya yang memiliki banyak, tetapi justru mengambil milik satu-satunya dari orang miskin. Ini bukan sekadar cerita—ini cermin hati manusia yang bisa menjadi serakah, bahkan ketika sudah diberkati berlimpah.
Sering kali masalah kita bukan karena kekurangan, tetapi karena hati yang tidak pernah merasa cukup. Orang kaya itu sebenarnya mampu memberi dari miliknya sendiri, tetapi ia memilih jalan yang egois—mengorbankan orang lain demi kenyamanan dirinya.
Tanpa sadar, kita pun bisa seperti itu:
- Sudah diberkati, tapi masih iri dengan milik orang lain.
- Sudah cukup, tapi tetap ingin mengambil yang bukan hak kita.
- Lebih memilih diri sendiri daripada mengasihi sesama.
Ayat tersebut juga mengingatkan bahwa dosa sering dimulai dari hati yang tidak dijaga. Daud pun jatuh bukan karena ia tidak punya, tetapi karena ia menginginkan yang bukan miliknya.
Refleksi:
Apakah hari ini kita hidup dengan hati yang bersyukur, atau hati yang serakah?
Mari belajar cukup dalam Tuhan. Jaga hati kita, hiduplah dengan integritas, dan pilih untuk memberkati orang lain—bukan mengambil apa yang bukan bagian kita. Selamat beraktifitas, Tuhan Yesus memberkati. (PBW)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar