Sabtu, 7 Maret 2026
Bacaan Alkitab Setahun: Yosua 13-15
Yosua 14:7 (TB) Aku berumur empat puluh tahun, ketika aku disuruh Musa, hamba TUHAN itu, dari Kadesh-Barnea untuk mengintai negeri ini; dan aku pulang membawa kabar kepadanya yang sejujur-jujurnya.
Di dunia ini banyak berita yang tidak proporsional, ada yang berbohong (tidak benar), ada yang pesimis tapi ada pula yang bombastis (melebih-lebihkan).
Kita bisa belajar dari Kaleb yang membawa kabar dengan jujur mengenai keadaan tanah Kanaan yang mereka intai.
1. Kabar yang jujur menghargai Tuhan.
Tuhan adalah kudus dan setia, tidak ada kepalsuan dan kebohongan. Sebagai orang percaya, bila kita membawa kabar sejujur-jujurnya berarti kita menghargai Tuhan yang kita sembah sesuai karakternya yang jujur.
2. Kabar yang jujur menghargai diri sendiri.
Orang yang jujur mempunyai nilai yang tinggi untuk dirinya sendiri. Ia menempatkan dirinya selayaknya sebagai umat Tuhan. Tuhan itu jujur dan otentik, maka jadilah pribadi yang selaras dengan karakter-Nya
3. Kabar yang jujur menghargai orang lain.
Kabar yang palsu atau bohong bisa merugikan orang lain. Tetapi kabar yang jujur akan meningkatkan kepercayaan orang kepada kita. Tidak ada tuduhan atau rasa bersalah, sebaliknya ada damai sejahtera dan sukacita karena kita telah menyampaikan kabar yang jujur.
Marilah kita menjadi pembawa kabar yang jujur. Hindari segala bentuk kepalsuan, kebohongan dan manipulasi terhadap kabar yang kita bawa. Kita akan dikenal sebagai orang yang benar dan takut akan Tuham bila selalu membawa kabar yang jujur. Haleluya, Tuhan Yesus memberkati. (PBW)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar