Rabu, 25 Maret 2026
Bacaan Alkitab Setahun: 1 Samuel 19-21
1 Samuel 21:7 (TB) Maka pada hari itu juga ada di sana salah seorang pegawai Saul, yang dikhususkan melayani TUHAN; namanya Doëg, seorang Edom, pengawas atas gembala-gembala Saul.
Ayat tersebut tampak sederhana, hanya menyebut seorang bernama Doëg yang sedang berada di hadapan Tuhan. Ia bahkan digambarkan sebagai orang yang “melayani Tuhan” dan sedang menjalankan kewajiban rohani. Namun, di balik itu semua, ada sesuatu yang tersembunyi.
Doëg bukan sekadar saksi. Kehadirannya menjadi awal dari tragedi besar. Ia melihat Daud ditolong imam, lalu melaporkannya kepada Saul — yang akhirnya berujung pada pembantaian para imam (1 Samuel 22).
Ironisnya, seseorang bisa berada di tempat ibadah, melakukan kegiatan rohani, bahkan terlihat dekat dengan Tuhan, tetapi hatinya tidak selaras dengan Tuhan.
Doëg mengingatkan kita bahwa:
- Kedekatan secara posisi tidak menjamin kedekatan secara hati.
- Aktivitas rohani tidak selalu berarti hidup yang berkenan.
- Orang yang tampak “rohani” pun bisa dipakai untuk tujuan yang salah.
Tuhan tidak hanya melihat di mana kita berada, tetapi siapa kita sebenarnya di dalam hati.
Hari ini, mungkin kita rajin ibadah, melayani, bahkan aktif dalam pelayanan. Tapi pertanyaannya: Apakah hati kita sungguh lurus di hadapan Tuhan?
Periksa hatimu hari ini. Jangan hanya dekat secara tempat, tapi jauh secara hati. Datanglah kepada Tuhan dengan ketulusan, dan mintalah Dia menyelaraskan hidupmu, bukan hanya aktivitasmu, tetapi juga motivasimu. Haleluya, Tuhan Yesus memberkati. (PBW)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar