Jumat, 13 Maret 2026
Bacaan Alkitab Setahun: Hakim-hakim 7-9
“Terlalu banyak rakyat yang bersama-sama dengan engkau itu dari pada yang Kuhendaki… jangan-jangan orang Israel memegah-megahkan diri terhadap Aku, sambil berkata: Tanganku sendirilah yang menyelamatkan aku.” (Hakim-hakim 7:2 TB)
Ketika Gideon bersiap melawan orang Midian, ia memiliki sekitar 32.000 pasukan. Secara manusia, jumlah itu masih terasa kurang untuk menghadapi musuh yang besar. Namun justru Tuhan berkata bahwa jumlah itu terlalu banyak. Tuhan mengurangi pasukan itu hingga hanya 300 orang.
Mengapa Tuhan melakukan hal itu? Karena Tuhan tidak ingin bangsa Israel berpikir bahwa kemenangan mereka terjadi karena kekuatan mereka sendiri. Jika pasukan terlalu banyak, manusia mudah berkata, “Ini hasil kerja keras kami.”
Sering kali dalam hidup, kita juga merasa lebih aman ketika memiliki banyak: banyak uang, banyak relasi, banyak kemampuan, atau banyak dukungan. Semua itu memang bisa menjadi berkat. Tetapi jika hati tidak dijaga, kelimpahan dapat membuat kita lupa bahwa Tuhanlah sumber kemenangan.
Tuhan kadang mengizinkan keadaan menjadi lebih sederhana, bahkan terasa terbatas, supaya kita belajar bergantung sepenuhnya kepada-Nya. Ketika Tuhan yang bekerja, kemuliaan tidak jatuh kepada manusia, tetapi kembali kepada Dia.
Pesan untuk kita:
Jangan biarkan apa yang kita miliki membuat kita sombong. Sebaliknya, biarlah setiap keberhasilan mengingatkan kita bahwa Tuhanlah yang memberi kemenangan.
🙏 Ketika Tuhan berkarya melalui keterbatasan kita, dunia akan tahu bahwa itu bukan kekuatan kita, melainkan kuasa-Nya. Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar