Kamis, 2 April 2026
Bacaan Alkitab Setahun: 2 Samuel 13-15
Cara yang demikianlah diperbuat Absalom kepada semua orang Israel yang mau masuk menghadap untuk diadili perkaranya oleh raja, dan demikianlah Absalom mencuri hati orang-orang Israel. (2 Samuel 15:6 TB)
Pernahkah kamu merasa tertarik pada seseorang karena sikapnya yang begitu baik, ramah, dan peduli—namun belakangan menyadari bahwa semua itu tidak sepenuhnya tulus? Alkitab mencatat kisah seperti ini melalui Absalom, seorang yang berhasil mengambil hati banyak orang… tetapi dengan cara yang salah.
“…Absalom mencuri hati orang-orang Israel.”
1. Penampilan Baik Tidak Selalu Tulus.
Absalom terlihat peduli—menyapa, mendengar, bahkan seolah membela rakyat. Namun di balik itu, ada ambisi tersembunyi. Ia memakai kebaikan sebagai alat untuk mendapatkan dukungan.
2. Hati Bisa Dicuri Lewat Kata-Kata Manis.
Absalom tidak merebut hati dengan kekuatan, tetapi dengan pendekatan pribadi dan kata-kata yang menyenangkan. Ia perlahan mengalihkan kesetiaan rakyat dari raja yang sah.
3. Motif Lebih Penting dari Tindakan.
Secara lahiriah, Absalom tampak melakukan hal baik. Tapi Tuhan melihat hati. Apa yang terlihat benar di luar bisa saja salah jika motivasinya tidak murni.
4. Waspadai Hati Kita Sendiri
Bukan hanya orang lain—kita juga bisa “mencuri hati” orang lewat pencitraan, mencari pujian, atau kepentingan pribadi. Tuhan memanggil kita untuk hidup dalam ketulusan, bukan manipulasi.
Hari ini, periksa hatimu:
👉 Apakah kamu sedang mencari perkenanan manusia… atau perkenanan Tuhan?
Selamat beraktifitas, Tuhan Yesus memberkati. (PBW)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar