Rabu, 2 April 2025
Bacaan Alkitab Setahun: 2 Samuel 13-15
2 Samuel 13:3 (TB) Amnon mempunyai seorang sahabat bernama Yonadab, anak Simea kakak Daud. Yonadab itu seorang yang sangat cerdik.
Dalam beberapa terjemahan lain Yonadab disebut banyak akalnya (FAYH) dan sangat cerdas (VMD).
Kelebihan orang yang cerdik adalah:
1. Mampu memberikan solusi.
Ketika Amnon sahabatnya murung karena tidak bisa bertemu dengan Tamar gadis yang dicintainya, maka Yonadab memberikan solusi.
2 Samuel 13:4-5 (TB) Katanya kepada Amnon: "Hai anak raja, mengapa engkau demikian merana setiap pagi? Tidakkah lebih baik engkau memberitahukannya kepadaku?" Kata Amnon kepadanya: "Aku cinta kepada Tamar, adik perempuan Absalom, saudaraku itu."
Lalu berkatalah Yonadab kepadanya: "Berbaringlah di tempat tidurmu dan berbuat pura-pura sakit. Apabila ayahmu datang menengok engkau, maka haruslah engkau berkata kepadanya: Izinkanlah adikku Tamar datang memberi aku makan. Apabila ia menyediakan makanan di depan mataku, sehingga aku dapat melihatnya, maka aku akan memakannya dari tangannya."
Sayangnya hati Amnon jahat, ketika datang kesempatan bertemu dengan Tamar malahan Amnon memperkosanya sehingga timbul rasa benci yang jauh melebihi rasa cintanya. Apa yang diperbuat Amnon menjadi prahara yang besar di antara keluarga Daud.
2. Mampu membaca raut muka.
2 Samuel 13:32 (TB) Maka berbicaralah Yonadab, anak Simea, kakak Daud, katanya: "Janganlah tuanku menyangka, bahwa semua orang muda anak-anak raja itu, telah dibunuh. Hanya Amnon yang mati, sebab hal itu telah terlihat pada air muka Absalom, sejak Amnon memperkosa Tamar, adiknya.
Yonadab mampu membaca raut muka Absalom. Raut muka adalah cermin hati. Hati Absalom penuh dengan kemarahan dan rencana untuk membunuh Amnon sejak Amnon memperkosa Tamar.
Amsal 27:19 (TB) Seperti air mencerminkan wajah, demikianlah hati manusia mencerminkan manusia itu.
Kecerdikan bukan hal yang salah tetapi merupakan karunia Tuhan. Akan menjadi salah apabila memanfaatkan kecerdikan untuk melakukan kejahatan. Tetapi akan menjadi berkat apabila memanfaatkan kecerdikan untuk kebenaran dan keadilan.
Amsal 9:10 (TB) Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian.
Marilah kita semakin mengenal Tuhan agar semakin cerdik dan berhikmat sehingga kita bisa berkata-kata dan bertindak dengan benar. Haleluya, Tuhan Yesus memberkati. Amin. (PBW)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar