Tuhan Mematahkan Kesombongan



Senin, 27 Juli 2026

Bacaan Alkitab Setahun: Yesaya 22-24

"TUHAN semesta alam yang telah memutuskannya untuk mematahkan kesombongan, untuk menghinakan segala yang permai dan semua orang mulia di bumi."
Yesaya 23:9 (TB)

Kesombongan sering datang secara halus. Saat hidup berjalan baik, kita mulai merasa bahwa semua keberhasilan adalah hasil kekuatan, kepintaran, atau usaha kita sendiri. Tanpa disadari, hati menjadi tidak lagi bergantung kepada Tuhan.

Melalui Yesaya 23:9, Tuhan mengingatkan bahwa tidak ada kemuliaan manusia yang dapat bertahan di hadapan-Nya. Tuhan sanggup merendahkan setiap kesombongan agar manusia kembali menyadari bahwa hanya Dialah yang layak menerima segala hormat dan kemuliaan.

Kerendahan hati bukan berarti merendahkan diri, tetapi mengakui bahwa setiap berkat, kemampuan, dan kesempatan berasal dari Tuhan. Orang yang rendah hati akan terus bersyukur, mau diajar, dan tetap bergantung kepada-Nya dalam setiap musim kehidupan.

Hari ini, mari periksa hati kita. Jangan biarkan keberhasilan membuat kita jauh dari Tuhan. Semakin Tuhan mengangkat hidup kita, semakin kita harus hidup dalam kerendahan hati.

Doa:
Tuhan, jauhkan aku dari kesombongan. Ajarku untuk selalu mengingat bahwa semua yang kumiliki berasal dari-Mu. Biarlah hidupku memuliakan nama-Mu dan bukan meninggikan diriku sendiri. Amin.

Jika renungan ini memberkati Anda, bagikan kepada keluarga dan sahabat agar semakin banyak orang belajar hidup rendah hati di hadapan Tuhan. (PBW)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages