Sabtu, 25 Juli 2026
Bacaan Alkitab Setahun: Yesaya 16-18
"Sebab sebelum musim buah, apabila waktu berbunga sudah berakhir, dan gugusan putik menjadi buah anggur yang hendak masak, maka TUHAN akan mengerat ranting-rantingnya dengan pisau pemangkas, dan menyisihkan carang-carangnya dengan memancungnya."
— Yesaya 18:5 (TB)
Tidak ada seorang pun yang senang mengalami "pemangkasan". Kehilangan, kegagalan, penolakan, atau proses yang menyakitkan sering membuat kita bertanya, "Mengapa Tuhan mengizinkan ini terjadi?"
Namun firman Tuhan menggambarkan bahwa sebelum buah matang, ada ranting yang dipangkas. Seorang petani memangkas bukan untuk merusak pohon, melainkan agar pohon itu menghasilkan buah yang lebih baik. Demikian pula Tuhan. Kadang-kadang Dia mengizinkan sesuatu disingkirkan dari hidup kita—kesombongan, kebiasaan yang salah, hubungan yang tidak sehat, atau bahkan kenyamanan—supaya kehidupan rohani kita bertumbuh semakin kuat.
Proses pemangkasan memang tidak nyaman, tetapi selalu memiliki tujuan. Tuhan lebih peduli pada karakter kita daripada kenyamanan kita. Dia sedang membentuk kita menjadi pribadi yang semakin serupa dengan Kristus dan siap menghasilkan buah yang memuliakan nama-Nya.
Jika hari ini Anda sedang melewati masa yang sulit, jangan langsung menganggap Tuhan meninggalkan Anda. Mungkin justru Dia sedang bekerja sebagai Sang Pemilik kebun yang sedang memangkas agar hidup Anda menghasilkan buah yang lebih banyak dan lebih baik.
Doa:
Tuhan, ketika aku tidak memahami proses yang sedang kulalui, ajarku untuk tetap percaya kepada-Mu. Jika ada hal dalam hidupku yang harus Engkau pangkas, berikan aku hati yang mau dibentuk. Jadikan hidupku berbuah bagi kemuliaan nama-Mu. Dalam nama Yesus. Amin. (PBW)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar