Milik Kristus Selamanya



Sabtu, 18 Juli 2026

Bacaan Alkitab Setahun: Kidung Agung 1-4

Kidung Agung 2:16 (TB)
"Kekasihku kepunyaanku, dan aku kepunyaan dia yang menggembalakan domba di tengah-tengah bunga bakung." 

Hubungan yang sehat selalu dibangun di atas kasih, kepercayaan, dan komitmen. Dalam Kidung Agung, mempelai perempuan dengan penuh keyakinan berkata, "Kekasihku kepunyaanku, dan aku kepunyaan dia." Kalimat ini menggambarkan hubungan yang saling memiliki, penuh kasih, dan setia. Dalam konteks kitab ini, ungkapan tersebut berbicara tentang kasih antara suami dan istri, namun juga sering dipahami sebagai gambaran hubungan Kristus dengan umat-Nya. 

Sebagai orang percaya, kita dapat berkata dengan penuh iman, Yesus adalah milik kita, dan kita adalah milik-Nya. Kita tidak hidup sendirian. Sang Gembala yang Baik mengenal setiap domba-Nya, memelihara, menuntun, dan melindungi mereka di setiap musim kehidupan.

Ketika kita menyadari bahwa kita adalah milik Kristus, rasa takut digantikan oleh damai sejahtera. Kita tidak lagi mencari identitas dari dunia, karena identitas kita telah ditemukan di dalam Dia. Sebaliknya, karena kita adalah milik-Nya, kita dipanggil untuk hidup setia, taat, dan mengasihi-Nya dengan segenap hati.

Hari ini, ingatlah bahwa kasih Tuhan kepada Anda bukanlah kasih yang sementara. Dia mengasihi Anda dengan kasih yang kekal dan tidak pernah meninggalkan milik-Nya.

Doa:
Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mengasihiku dan menerimaku menjadi milik-Mu. Tolong aku untuk hidup setia, berjalan dalam kehendak-Mu, dan selalu mengandalkan kasih-Mu setiap hari. Amin. (PBW)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages