Kamis, 2 Juli 2026
Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 141-145
Mazmur 145:2 (TB)
"Setiap hari aku hendak memuji Engkau, dan hendak memuliakan nama-Mu untuk seterusnya dan selamanya."
Renungan
Daud tidak berkata bahwa ia akan memuji Tuhan hanya pada hari-hari yang baik. Ia berkata, "Setiap hari aku hendak memuji Engkau." Artinya, pujian bukan bergantung pada keadaan, melainkan merupakan keputusan hati.
Ada hari ketika doa dijawab, pekerjaan berjalan lancar, dan hati penuh sukacita. Namun ada juga hari ketika kita menghadapi masalah, kehilangan, atau kekecewaan. Di tengah semua itu, Tuhan tetap layak dipuji karena karakter-Nya tidak pernah berubah. Kebaikan, kasih setia, dan penyertaan-Nya tetap sama dari dahulu, sekarang, sampai selama-lamanya.
Ketika kita membiasakan diri memuji Tuhan setiap hari, fokus kita beralih dari besarnya masalah kepada kebesaran Allah. Pujian mengingatkan kita bahwa Tuhan memegang kendali atas hidup kita dan bahwa pengharapan kita ada di dalam Dia.
Poin-Poin Renungan
1. Pujian adalah pilihan, bukan sekadar perasaan. Tetaplah memuji Tuhan, baik dalam suka maupun duka.
2. Pujian mengarahkan hati kepada kebesaran Allah. Saat kita memuliakan Tuhan, iman kita dikuatkan.
3. Jadikan pujian sebagai gaya hidup. Bukan hanya saat beribadah di gereja, tetapi dalam setiap aktivitas sehari-hari.
Hari ini, luangkan waktu untuk mengucapkan syukur dan memuji Tuhan. Apa pun keadaan yang sedang Anda hadapi, pilihlah untuk memuliakan nama-Nya. Biarlah pujian menjadi kebiasaan yang memenuhi hati dan kehidupan Anda setiap hari.
Doa Singkat:
Tuhan, ajar aku untuk memuji-Mu setiap hari, bukan karena keadaanku selalu baik, tetapi karena Engkau selalu baik. Biarlah hidupku senantiasa memuliakan nama-Mu. Amin.
Selamat beraktifitas, Tuhan Yesus memberkati. (PBW)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar