Jumat, 10 Juli 2026
Bacaan Alkitab Setahun: Amsal 19-21
Amsal 19:13 (TB)
"Anak bebal adalah bencana bagi ayahnya, dan pertengkaran seorang isteri adalah seperti tiris yang tidak henti-hentinya menitik."
Ayat ini menggambarkan betapa besarnya pengaruh sikap seseorang terhadap keluarganya. Anak yang keras kepala, menolak didikan, dan hidup dalam kebodohan dapat mendatangkan kesedihan bagi orang tuanya. Demikian juga, pertengkaran yang terus-menerus dalam rumah tangga diibaratkan seperti tetesan air dari atap yang bocor—terlihat kecil, tetapi lama-kelamaan menguras kesabaran, merusak ketenangan, dan melelahkan hati.
Tuhan menghendaki agar setiap anggota keluarga menjadi pembawa damai, bukan sumber konflik. Hikmat Allah mengajarkan kita untuk mengendalikan perkataan, memiliki kerendahan hati, dan mau belajar menerima nasihat. Keluarga yang dipenuhi kasih, pengampunan, dan komunikasi yang sehat akan menjadi tempat yang penuh sukacita dan damai sejahtera.
Hari ini, mari kita bertanya kepada diri sendiri: Apakah kehadiran saya membawa damai atau justru menambah beban bagi keluarga? Mintalah Tuhan membentuk hati yang lembut, perkataan yang membangun, dan sikap yang membawa sukacita bagi orang-orang yang kita kasihi.
Doa: Tuhan, jadikan aku pribadi yang membawa damai di dalam keluargaku. Ajarku untuk hidup dalam hikmat, mengendalikan perkataanku, serta menghormati dan mengasihi setiap anggota keluargaku. Biarlah melalui hidupku, keluargaku semakin memuliakan nama-Mu. Amin. (PBW)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar