Tidak Pernah Habis


Sabtu, 11 April 2026

Bacaan Alkitab Setahun: 1 Raja-raja 16-18

1 Raja-raja 17:16 (TB)  Tepung dalam tempayan itu tidak habis dan minyak dalam buli-buli itu tidak berkurang seperti firman TUHAN yang diucapkan-Nya dengan perantaraan Elia. 

Ayat tersebut mencatat sebuah mujizat sederhana namun penuh makna: tepung tidak habis dan minyak tidak berkurang, tepat seperti firman Tuhan melalui nabi Elia. 

Di tengah kekeringan dan kelaparan, seorang janda yang hampir putus asa memilih untuk taat. Ia memberi dari kekurangan, bukan dari kelimpahan. Dan justru di situlah Tuhan bekerja.

Seringkali kita merasa hidup kita “tidak cukup”—tidak cukup uang, waktu, tenaga, atau bahkan harapan. Namun kisah ini mengingatkan: keterbatasan manusia bukan batas bagi Tuhan.

Poin-poin penting:

1. Tuhan setia pada firman-Nya.
Apa yang Dia janjikan, pasti Dia genapi—tidak pernah meleset.

2. Ketaatan membuka pintu mujizat.
Janda itu taat terlebih dahulu, baru ia melihat pemeliharaan Tuhan. 

3. Tuhan mencukupkan setiap hari.
Bukan sekaligus berlimpah, tetapi cukup untuk hari demi hari—mengajar kita bergantung penuh pada-Nya.

4. Memberi di tengah kekurangan mendatangkan berkat.
Saat kita tetap memberi dan percaya, Tuhan sanggup melipatgandakan apa yang kita miliki.

Mungkin hari ini kita merasa “tinggal sedikit”. Tapi ingat, di tangan Tuhan, yang sedikit bisa menjadi tidak pernah habis.

Hari ini, ambil langkah iman: tetap percaya, tetap taat, dan tetap memberi—walau keadaan belum berubah. **Percayalah, Tuhan sanggup memelihara hidup kita sampai “tidak pernah habis.”**
Haleluya, Tuhan Yesus memberkati. (PBW)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages