Jumat, 10 April 2026
Bacaan Alkitab Setahun: 1 Raja-raja 13-15
1 Raja-raja 13:33-34 (TB) Sesudah peristiwa ini pun Yerobeam tidak berbalik dari kelakuannya yang jahat itu, tetapi mengangkat pula imam-imam dari kalangan rakyat untuk bukit-bukit pengorbanan. Siapa yang mau saja, ditahbiskannya menjadi imam untuk bukit-bukit pengorbanan.
Dan tindakan itu menjadi dosa bagi keluarga Yerobeam, sehingga mereka dilenyapkan dan dipunahkan dari muka bumi.
Ayat tersebut menunjukkan sisi kelam dari hidup Raja Yerobeam. Meski sudah diperingatkan Tuhan, ia tetap memilih jalannya sendiri. Ia tidak bertobat, bahkan semakin dalam jatuh dalam dosa—mengangkat imam sembarangan dan menyesatkan bangsa. Akibatnya? Kehancuran, bukan hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi keluarganya.
Sering kali, masalah terbesar bukanlah kita tidak tahu kebenaran, tetapi kita tidak mau berbalik dari kesalahan. Hati yang keras membuat kita mengabaikan teguran Tuhan, menormalisasi dosa, dan merasa semua baik-baik saja—padahal sedang menuju kehancuran.
Tuhan selalu memberi kesempatan untuk berubah. Namun, kesempatan itu tidak selamanya ada. Setiap penolakan terhadap teguran-Nya hanya membuat hati semakin tumpul dan sulit untuk peka.
Pelajaran yang bisa kita ambil:
1. Menunda pertobatan adalah langkah menuju kehancuran.
2. Hati yang keras menutup pintu pemulihan.
3. Ketaatan lebih penting daripada sekadar merasa “aman” secara rohani.
Hari ini, jangan tunda lagi. Periksa hatimu—apakah ada area yang Tuhan sudah tegur tetapi belum kamu ubah? Ambil keputusan sekarang untuk berbalik dan hidup dalam ketaatan. Sebelum terlambat. Selamat beraktifitas, Tuhan Yesus memberkati. (PBW)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar