Selasa, 30 Desember 2025
Bacaan Alkitab Setahun: Wahyu 15-18
Wahyu 17:14 (TB) Mereka akan berperang melawan Anak Domba. Tetapi Anak Domba akan mengalahkan mereka, karena Ia adalah Tuan di atas segala tuan dan Raja di atas segala raja. Mereka bersama-sama dengan Dia juga akan menang, yaitu mereka yang terpanggil, yang telah dipilih dan yang setia."
Salah satu tanda akhir zaman adalah meningkatnya eskalasi dan intensitas percabulan. Dalam Wahyu 17 digambarkan sebagai Babel besar, yaitu ibu dari wanita-wanita pelacur yang berbuat keji dengan menganiaya dan membunuh orang-orang kudus.
Wahyu 17:4-6 (TB) Dan perempuan itu memakai kain ungu dan kain kirmizi yang dihiasi dengan emas, permata dan mutiara, dan di tangannya ada suatu cawan emas penuh dengan segala kekejian dan kenajisan percabulannya.
Dan pada dahinya tertulis suatu nama, suatu rahasia: "Babel besar, ibu dari wanita-wanita pelacur dan dari kekejian bumi."
Dan aku melihat perempuan itu mabuk oleh darah orang-orang kudus dan darah saksi-saksi Yesus. Dan ketika aku melihatnya, aku sangat heran.
Terlihat sangat mengerikan dan sangat berat pencobaan yang akan dialami oleh orang-orang kudus pada akhir zaman. Tetapi Tuhan memberikan penghiburan dan kekuatan.
1. Anak Domba akan mengalahkan mereka.
"Tetapi Anak Domba akan mengalahkan mereka, karena Ia adalah Tuan di atas segala tuan dan Raja di atas segala raja." Anak Domba itu adalah Yesus Kristus yang menerima kuasa dan pemerintahan Allah atas sorga dan bumi. Ia adalah Raja atas segala raja yang sanggup mengalahkan Babel dan segala tipu dayanya.
2. Murid Kristus akan menang.
"Mereka bersama-sama dengan Dia juga akan menang, yaitu mereka yang terpanggil, yang telah dipilih dan yang setia."
Orang-orang kudus akan menang apabila:
- Bersama-sama (dalam persekutuan) dengan Kristus.
- Terpanggil menjadi murid Kristus, hidup dalam panggilan dan pilihan Allah.
- Setia kepada Allah sampai akhir hidupnya.
Pencobaan yang berupa percabulan, perzinahan dan pelacuran saat ini saat masif dengan berkembangnya internet dan media sosial. Kita tidak mampu bertahan dengan kekuatan sendiri. Kita membutuhkan perlindungan dan kekuatan Tuhan agar sanggup mengalahkan pencobaan tersebut. Marilah kita hidup dalam persekutuan dengan Kristus, menjadi murid-Nya dan setia sampai akhir agar kita menang melawan pencobaan. Haleluya, Tuhan Yesus memberkati. (PBW)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar