Kamis, 25 Desember 2025
Bacaan Alkitab Setahun: Surat Yudas
Yudas 1:14-15 (TB) Juga tentang mereka Henokh, keturunan ketujuh dari Adam, telah bernubuat, katanya: "Sesungguhnya Tuhan datang dengan beribu-ribu orang kudus-Nya,
hendak menghakimi semua orang dan menjatuhkan hukuman atas orang-orang fasik karena semua perbuatan fasik, yang mereka lakukan dan karena semua kata-kata nista, yang diucapkan orang-orang berdosa yang fasik itu terhadap Tuhan."
Penulis Surat Yudas bukan Yudas Iskariot yang mengkhianati Yesus, tetapi murid Yesus (salah satu dari 120 murid di Kisah Para Rasul 1:15), dia adalah saudara Yakobus (salah satu dari 12 murid Yesus).
Yudas 1:1 (TB) Dari Yudas, hamba Yesus Kristus dan saudara Yakobus, kepada mereka, yang terpanggil, yang dikasihi dalam Allah Bapa, dan yang dipelihara untuk Yesus Kristus.
Yudas mengutip nubuat Henokh tentang kedatangan Tuhan. Kemungkinan berasal dari kitab Henokh, tetapi kitab ini tidak masuk kanonisasi Kitab Perjanjian Lama.
Dalam iman Kristen, berdasarkan Alkitab, kedatangan Tuhan Yesus dibagi menjadi dua, yaitu:
1. Kedatangan Tuhan Yesus yang pertama.
Yaitu kedatangan Tuhan Yesus menjadi manusia untuk menjadi Juru Selamat dunia. Hari ini kita memperingati kelahiran-Nya.
Lukas 2:10-11 (TB) Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa:
Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.
Kelahiran-Nya diiringi oleh nyanyian malaikat kepada orang-orang yang menerima perkenanan-Nya, di antaranya adalah para gembala yang ada di padang.
2. Kedatangan Tuhan Yesus yang kedua.
Yaitu kedatangan Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Raja untuk menghakimi dunia. Kedatangan-Nya diiringi oleh malaikat dan beribu-ribu orang kudus-Nya. Orang-orang kudus yang dimaksud adalah orang percaya yang telah lebih dahulu meninggal dalam Tuhan.
Pada kedatangan Tuhan Yesus yang kedua akan terjadi peristiwa yang fenomenal yaitu kebangkitan orang mati menjadi tubuh kemuliaan dan pengangkatan orang percaya yang masih hidup. Ini disebut dengan pernikahan Anak Domba di mana Yesus Kristus menjemput mempelai wanita yaitu gereja-Nya.
1 Tesalonika 4:16-17 (TB) Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit;
sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.
Tidak ada agama atau keyakinan lain yang memiliki pengharapan tentang kedatangan Tuhan yang kedua. Sebab itu bersyukurlah, setialah dan bertekunlah sebagai orang percaya karena pengharapan akhir zaman yang tiada tara. Biarlah roh kita tetap menyala-nyala, tetap setia beribadah dan melayani Tuhan sementara kita menantikan kedatangan Kristus yang kedua.
Akhirnya, kami mengucapkan selamat merayakan Natal 2025. Damai sejahtera di bumi bagi orang-orang yang menantikan kedatangan-Nya yang kedua. Haleluya, Tuhan Yesus memberkati. (PBW)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar