Minggu, 29 Desember 2024
Bacaan Alkitab Setahun: Wahyu 13-15
Wahyu 14:3 (TB) Mereka menyanyikan suatu nyanyian baru di hadapan takhta dan di depan keempat makhluk dan tua-tua itu, dan tidak seorang pun yang dapat mempelajari nyanyian itu selain dari pada seratus empat puluh empat ribu orang yang telah ditebus dari bumi itu.
Wahyu 14:1-5 dengan perikop Anak Domba dan pengikut-Nya yang ditebus-Nya, ada beberapa pelajaran antara lain:
1. Orang percaya dengan jumlah 144.000 orang.
Hingga awal tahun 2024, jumlah umat Katolik di dunia mencapai 1,411 miliar jiwa. Sementara itu, jumlah pemeluk agama Kristen secara keseluruhan mencapai 2,38 miliar orang, atau sekitar sepertiga dari total populasi dunia. Dari jumlah tersebut tidak semua orang yang percaya Yesus hidup lahir baru. Hidup lahir baru adalah hidup dalam pertobatan dan taat melakukan firman Tuhan (hidup dalam kekudusan).
Wahyu 14:4-5 (TB) Mereka adalah orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempuan, karena mereka murni sama seperti perawan. Mereka adalah orang-orang yang mengikuti Anak Domba itu ke mana saja Ia pergi. Mereka ditebus dari antara manusia sebagai korban-korban sulung bagi Allah dan bagi Anak Domba itu.
Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat dusta; mereka tidak bercela.
Jumlah 144.000 orang menggambarkan jumlah orang percaya yang lahir baru. Renungan bagi kita apakah kita mau hidup dengan kualitas rohani seperti 144.000 orang tersebut? Jika ya maka kita juga akan bersama-sama Tuhan Yesus memerintah di sorga dan menyertai-Nya pada saat kedatangan-Nya yang kedua.
2. Menyanyikan nyanyian baru.
Berikut ini beberapa definisi nyanyian baru:
Nyanyian Baru adalah Nyanyian yang dinyanyikan dengan hati yang baru dan sikap yang baru (karena pertobatan), yang dinyanyikan oleh "manusia-manusia yang baru" yang hari demi hari nya diperbaharui secara terus menerus oleh Roh Kudus (Efesus 4:17-32).
Ada beberapa makna nyanyian baru yang diekspresikan dalam lagu baru.
1. Menyanyi bagi Tuhan berarti mengungkapkan tentang perasaan kita kepada Dia Sang Sumber hidup. Jadi menyanyi bagi Tuhan berarti ungkapan hati kita kepada Tuhan.
2. Menyanyi bagi Tuhan sama dengan berdoa dan berbicara kepada Tuhan dengan menggunakan isi hati kita dalam bentuk rangkaian nada dan irama sehingga terdengar indah dan merdu.
3. Menyanyi bagi Tuhan berarti mengungkapkan isi hati kita kepada-Nya, apakah sebagai ungkapan syukur, permohonan, keluh kesah, curhat atau bentuk yang lainnya.
Untuk menyanyikan nyanyian baru harus lahir dari hati, diekspresikan dan menjadi gaya hidup sehingga tidak terkesan kaku dan dibuat-buat. Nyanyian baru adalah persembahan bagi Tuhan dan menjadi berkat bagi orang yang mendengarkan.
Mazmur 98:1 (TB) Mazmur. Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN, sebab Ia telah melakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib; keselamatan telah dikerjakan kepada-Nya oleh tangan kanan-Nya, oleh lengan-Nya yang kudus.
Marilah kita hidup dengan kualitas rohani seperti 144.000 orang percaya dan membangun gaya hidup yang selalu menyanyikan nyanyian baru bagi Tuhan. Kelak kita tidak akan merasa asing apabila orang kudus di sorga juga menyanyikan nyanyian baru. Haleluya, Tuhan Yesus memberkati. (PBW)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar