Manusia Yang Menerima Hukuman


Senin, 30 Desember 2024

Bacaan Alkitab Setahun: Wahyu 16-18

Wahyu 16:9 (TB)  Dan manusia dihanguskan oleh panas api yang dahsyat, dan mereka menghujat nama Allah yang berkuasa atas malapetaka-malapetaka itu dan mereka tidak bertobat untuk memuliakan Dia.

Kitab Wahyu pasal 16 berbicara tentang ketujuh cawan malapetaka yang akan ditumpahkan ke bumi. Siapakah tipe manusia yang akan menerima penghukuman (malapetaka) tersebut?

1. Manusia yang menghujat Allah.

Menghujat Allah atau Roh Kudus adalah sikap yang menentang Tuhan dan tidak mau mengakui-Nya, serta menolak karya Roh Kudus. Penghujatan dapat berupa perkataan atau perbuatan, dan dapat mencerminkan ketidakpercayaan yang mendalam terhadap karya dan identitas Roh Kudus. 

Dalam Alkitab, penghujatan terhadap Roh Kudus dinyatakan sebagai dosa yang tidak dapat diampuni. Penghujatan dapat membawa konsekuensi kekal, seperti keterpisahan dari Tuhan dan kehilangan kesempatan untuk pertobatan. 

Penghujatan bersumber dari kesombongan seseorang. Karakter yang mengucapkan hujatan bukanlah orang yang mungkin mengakui kesalahannya.

2. Manusia yang tidak bertobat untuk memuliakan Allah.

Manusia yang tidak bertobat meliputi mereka yang tidak percaya kepada Tuhan Yesus dan orang yang mengaku Kristen tetapi hidup dalam dosa, tidak mau bertobat, tidak mau beribadah dan tidak mau memuliakan Allah.

Jika pengertian tersebut juga ditujukan kepada orang Kristen berarti kita harus mawas diri apakah hidup kita taat dan melakukan firman Tuhan ataukah kita hidup dalam dosa dan kenajisan. Jika hidup dalam dosa dan kenajisan maka juga tidak akan luput dari murka Allah.

Di akhir tahun 2024 ini marilah kita meninggalkan setiap dosa dan segala sesuatu yang tidak berkenan kepada Tuhan. Ingatlah hidup itu singkat, kematian bisa datang sewaktu-waktu dan setiap orang harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan Tuhan. Marilah kita menyambut tahun 2025 dengan hati yang baru dan komitmen yang kuat untuk hidup kudus dan berkenan kepada Tuhan. Haleluya, Tuhan Yesus memberkati. (PBW)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages