Hari Sabat Yang Diberkati

Rabu, 1 Januari 2025

Bacaan Alkitab Setahun: Kejadian 1-3

Kejadian 2:3 (TB)  Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu.

Selama enam hari Allah menciptakan langit dan bumi lalu Ia berhenti pada hari ketujuh. Sebab itu Ia memberkati hari yang ketujuh. Hari ketujuh disebut juga hari Sabat atau hari perhentian.

Melalui Hukum Taurat, Tuhan berfirman agar kita menguduskan hari Sabat.

Keluaran 20:8-10 (TB)  Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat: 
enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, 
tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu.

Cara untuk menguduskan hari Sabat adalah dengan memberi waktu untuk beribadah. Bagi bangsa Israel, hari Sabat jatuh pada hari Sabtu. Tetapi konsesus umat Kristen melalui bapa-bapa gereja pada abad awal, ibadah Sabat dilakukan pada hari Minggu. Sebab itu pada umumnya gereja-gereja saat ini melakukan ibadah pada hari Minggu.

Di awal tahun 2025 marilah kita membuat resolusi untuk tetap setia datang beribadah bahkan melayani Tuhan setiap hari Minggu. Hari Sabat adalah hari yang diberkati, terlebih bila kita gunakan untuk beribadah. Tetap prioritaskan ibadah kepada Tuhan sekalipun kita mempunyai banyak acara. Tuhan akan  menghargai setiap kesetiaan dan komitmen kita dalam beribadah. Selamat Tahun Baru 2025, Tuhan Yesus memberkati. (PBW)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages