Menjadi Perabot Yang Mulia


Selasa, 10 Desember 2024

Bacaan Alkitab Setahun: 2 Timotius 1-4

2 Timotius 2:20 (TB)  Dalam rumah yang besar bukan hanya terdapat perabot dari emas dan perak, melainkan juga dari kayu dan tanah; yang pertama dipakai untuk maksud yang mulia dan yang terakhir untuk maksud yang kurang mulia.

Rasul Paulus memberikan perumpamaan kepada Timotius untuk diajarkan kepada jemaat. Dalam rumah yang besar terdiri dari banyak perabot. Ada perabot emas dan perak dipakai untuk maksud mulia. Ada pula perabot kayu dan tanah dipakai untuk maksud yang kurang mulia.

Dalam kerajaan Allah, Tuhan menghendaki agar kita menjadi perabot yang dipakai untuk maksud yang mulia. Apakah maksudnya?

2 Timotius 2:21 (TB)  Jika seorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia. 

Intinya adalah bagi kita setiap orang percaya, terlebih para pelayan Tuhan ... marilah kita menyucikan diri atau hidup dalam kekudusan agar kita bisa dipakai Tuhan untuk pekerjaan yang mulia.

Selanjutnya nasihat firman Tuhan agar kita menjauhkan diri dari segala jenis kejahatan.

2 Timotius 2:22-23 (TB)  Sebab itu jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan damai bersama-sama dengan mereka yang berseru kepada Tuhan dengan hati yang murni.
Hindarilah soal-soal yang dicari-cari, yang bodoh dan tidak layak. Engkau tahu bahwa soal-soal itu menimbulkan pertengkaran.

Setiap orang akan menerima upah sesuai jerih lelah dan pelayanan mereka selama hidup. Terlebih orang percaya yang hidup dalam kekudusan dan melayani Tuhan dengan setia, maka ia akan menerima mahkota kemuliaan. Tetaplah setia mengiring Tuhan dalam kesetiaan. Haleluya, Tuhan Yesus memberkati. (PBW)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages