Tuhan Memulihkan Apa yang Telah Rusak



Rabu, 30 September 2026

Bacaan Alkitab Setahun: Nahum 1-3

Nahum 2:2 (TB)
“Sungguh, TUHAN memulihkan kebanggaan Yakub, seperti kebanggaan Israel; sebab perusak telah merusakkannya dan telah membinasakan carang-carangnya.”

Ada masa ketika sesuatu yang kita banggakan terasa hancur. Harapan yang pernah besar menjadi kecil, semangat yang pernah menyala mulai padam, bahkan keadaan membuat kita merasa seolah-olah tidak ada lagi yang bisa dibanggakan.

Namun ayat ini mengingatkan kita bahwa kerusakan bukanlah akhir dari cerita ketika Tuhan turun tangan. Tuhan sanggup memulihkan apa yang telah dirusakkan.

1. Tuhan melihat apa yang telah hilang.

Mungkin manusia hanya melihat keadaan kita hari ini, tetapi Tuhan mengetahui apa yang pernah kita miliki, apa yang telah kita lalui, dan apa yang telah dirusakkan. Tidak ada air mata dan perjuangan yang luput dari perhatian-Nya.

2. Tuhan sanggup memulihkan kehormatan yang pernah runtuh.

Pemulihan Tuhan bukan sekadar membuat keadaan menjadi lebih baik. Tuhan juga mampu mengembalikan sukacita, keberanian, pengharapan, dan keyakinan yang pernah hilang.

3. Jangan menjadikan masa lalu sebagai kesimpulan hidupmu.

Apa yang rusak hari ini bukan berarti akan tetap rusak selamanya. Jangan membangun identitas berdasarkan kegagalan, kehilangan, atau luka masa lalu. Berikan ruang bagi Tuhan untuk menulis babak yang baru.

4. Pemulihan membutuhkan kepercayaan kepada Tuhan.

Ketika belum melihat perubahan, tetaplah percaya. Tuhan bekerja bahkan ketika proses-Nya belum terlihat. Apa yang bagi kita tampak seperti akhir, bagi Tuhan dapat menjadi awal dari sesuatu yang baru.

🙏 Renungkan:
Apa bagian hidupmu yang saat ini terasa rusak atau hilang? Bawalah itu kepada Tuhan. Jangan hanya meminta Tuhan mengubah keadaan—mintalah juga kekuatan untuk tetap percaya selama menantikan pemulihan-Nya.

Doa:
“Tuhan, aku percaya Engkau melihat setiap bagian hidupku yang telah rusak dan hilang. Pulihkan apa yang perlu dipulihkan, kuatkan hatiku dalam prosesnya, dan ajar aku untuk tetap percaya bahwa Engkau belum selesai bekerja dalam hidupku. Amin.”

Jangan menyerah hanya karena hari ini terlihat rusak. Tuhan adalah Tuhan yang sanggup memulihkan. Haleluya, Tuhan Yesus memberkati. (PBW)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages