Rabu, 23 September 2026
Bacaan Alkitab Setahun: Amos 1-3
Amos 3:2 (TB)
“Hanya kamu yang Kukenal dari segala kaum di muka bumi, sebab itu Aku akan menghukum kamu karena segala kesalahanmu.”
Ayat ini menunjukkan bahwa dipilih dan dikenal Tuhan bukan berarti bebas dari tanggung jawab. Justru karena Israel memiliki hubungan khusus dengan Tuhan, mereka juga dipanggil untuk hidup sesuai dengan kehendak-Nya.
Sering kali kita ingin merasakan kasih, penyertaan, dan berkat Tuhan, tetapi lupa bahwa hubungan dengan Tuhan juga membawa panggilan untuk bertobat, taat, dan meninggalkan dosa.
1. Dikenal Tuhan adalah sebuah anugerah
Tuhan mengenal umat-Nya secara khusus. Kita bukan sekadar manusia yang hidup tanpa tujuan. Tuhan memanggil kita untuk menjadi milik-Nya dan hidup bagi-Nya.
2. Anugerah tidak menghapus tanggung jawab
Justru karena kita telah menerima kasih karunia, hidup kita seharusnya semakin mencerminkan karakter Tuhan. Jangan menjadikan kasih Tuhan sebagai alasan untuk terus hidup dalam kesalahan.
3. Teguran Tuhan adalah bentuk kasih-Nya
Ketika Tuhan menegur, itu bukan berarti Dia berhenti mengasihi. Teguran dapat menjadi kesempatan untuk menyadari kesalahan, bertobat, dan kembali berjalan dalam kehendak-Nya.
4. Jangan hanya ingin diberkati, tetapi juga mau dibentuk
Tuhan tidak hanya ingin memberikan sesuatu kepada kita. Dia ingin membentuk hati dan kehidupan kita supaya semakin serupa dengan kehendak-Nya.
Refleksi:
Adakah sesuatu dalam hidup kita yang selama ini kita tahu tidak berkenan kepada Tuhan, tetapi masih kita pertahankan?
Hari ini, jangan keraskan hati. Jika Tuhan sedang menegur, mari merespons dengan pertobatan. Tuhan yang menegur adalah Tuhan yang masih memanggil kita untuk kembali.
Doa:
“Tuhan, terima kasih karena Engkau mengenal dan mengasihi kami. Ampuni setiap kesalahan kami. Berikan hati yang lembut untuk menerima teguran-Mu dan keberanian untuk meninggalkan segala sesuatu yang tidak berkenan kepada-Mu. Tolong kami hidup dalam ketaatan dan kekudusan. Dalam nama Yesus. Amin.”
Selamat beraktifitas, Tuhan Yesus memberkati. (PBW)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar