Kamis, 3 September 2026
Bacaan Alkitab Setahun: Yehezkiel 13-15
Yehezkiel 14:3 (TB)
“Hai anak manusia, orang-orang ini menjunjung berhala-berhala mereka dalam hatinya dan menempatkan di hadapan mereka batu sandungan, yang menjatuhkan mereka ke dalam kesalahan. Apakah Aku mau mereka meminta petunjuk dari pada-Ku?”
Sering kali kita membayangkan berhala sebagai patung yang disembah. Namun ayat ini menunjukkan bahwa berhala juga bisa berada di dalam hati.
Berhala adalah segala sesuatu yang kita tempatkan lebih tinggi daripada Tuhan—keinginan pribadi, uang, pekerjaan, hubungan, kesuksesan, kenyamanan, bahkan ambisi kita sendiri.
Yang lebih serius, bangsa Israel tetap datang kepada Tuhan untuk meminta petunjuk, sementara hati mereka masih terikat kepada berhala. Tuhan melihat bukan hanya apa yang tampak di luar, tetapi apa yang menjadi pusat kehidupan kita di dalam hati.
Kadang kita pun melakukan hal yang sama. Kita berdoa, “Tuhan, tunjukkan jalan-Mu,” tetapi sebenarnya kita sudah memiliki pilihan yang ingin kita jalani. Kita meminta Tuhan memberkati keputusan kita, bukan sungguh-sungguh mencari kehendak-Nya.
Hari ini Tuhan mengajak kita untuk memeriksa hati.
Apa yang paling kita cintai? Apa yang paling kita takut kehilangan? Apa yang paling kita kejar?
Jika ada sesuatu yang mulai mengambil tempat Tuhan dalam hati kita, mari lepaskan dan kembalikan Tuhan sebagai yang terutama.
Sebab ketika Tuhan menjadi pusat hidup kita, kita tidak hanya mencari petunjuk-Nya, tetapi juga siap menaati kehendak-Nya.
Doa:
Tuhan, selidikilah hatiku. Jika ada sesuatu yang telah mengambil tempat-Mu dalam hidupku, tolong aku untuk melepaskannya. Jangan biarkan keinginan, ambisi, kekhawatiran, atau hal apa pun menjadi berhala dalam hatiku. Ajarlah aku sungguh-sungguh mencari kehendak-Mu dan menaati setiap petunjuk-Mu. Jadilah Engkau yang terutama dalam hidupku. Dalam nama Yesus. Amin.
Renungkan
Jangan hanya bertanya, “Tuhan, apa petunjuk-Mu?” tetapi tanyakan juga, “Tuhan, apakah hatiku benar-benar siap mengikuti petunjuk-Mu?”
Jika renungan ini memberkati Anda, bagikan kepada seseorang yang sedang membutuhkan pengingat untuk kembali menempatkan Tuhan sebagai yang terutama dalam hidupnya. Selamat beraktifitas, Tuhan Yesus memberkati. (PBW)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar