Tuhan Tidak Melupakan Perjanjian-Nya



Jumat, 4 September 2026

Bacaan Alkitab Setahun: Yehezkiel 16-18

Yehezkiel 16:60 (TB)
“Tetapi Aku akan mengingat perjanjian-Ku dengan engkau pada masa mudamu dan Aku akan meneguhkan bagimu perjanjian yang kekal.”

Ada saat ketika kita merasa sudah terlalu jauh dari Tuhan. Kesalahan masa lalu, kegagalan, atau keputusan yang keliru membuat kita berpikir bahwa Tuhan mungkin sudah meninggalkan kita.

Namun ayat ini menunjukkan sesuatu yang indah: Tuhan tetap mengingat perjanjian-Nya.

Israel telah berlaku tidak setia kepada Tuhan. Tetapi Tuhan tidak membatalkan kasih dan maksud-Nya. Ia berjanji untuk meneguhkan kembali perjanjian-Nya.

Ini bukan berarti Tuhan mengabaikan dosa. Justru dalam pasal ini kita melihat bahwa Tuhan menegur dan menyatakan kesalahan umat-Nya. Tetapi teguran Tuhan bukan tanda bahwa Ia berhenti mengasihi. Teguran-Nya dapat menjadi jalan menuju pemulihan.

1. Tuhan tidak melupakan kita

Ketika kita merasa Tuhan diam, bukan berarti Tuhan lupa. Dia melihat perjalanan hidup kita, termasuk air mata, pergumulan, dan setiap langkah yang kita lalui.

Diamnya Tuhan bukan berarti absennya Tuhan.

2. Kegagalan bukan akhir dari cerita

Masa lalu mungkin penuh dengan kesalahan, tetapi Tuhan masih sanggup menulis babak yang baru.

Jangan biarkan kegagalan membuat kita berhenti datang kepada Tuhan. Datanglah kembali dengan hati yang bertobat.

3. Tuhan menawarkan pemulihan

Tuhan bukan hanya ingin mengampuni, tetapi juga memulihkan hubungan kita dengan-Nya.

Apa yang rusak karena ketidaksetiaan dapat Tuhan pulihkan ketika kita kembali membuka hati dan menyerahkan hidup kepada-Nya.

4. Pegang kesetiaan Tuhan

Perasaan kita bisa berubah. Situasi bisa berubah. Orang-orang bisa berubah. Tetapi Tuhan tetap setia.

Karena itu, ketika hari ini semuanya terasa tidak pasti, katakan kepada jiwamu:

“Tuhan belum selesai denganku. Dia tetap mengingat perjanjian-Nya dan kasih-Nya tidak pernah berubah.”

Doa:
Tuhan, terima kasih karena Engkau adalah Allah yang setia. Ketika aku jatuh dan merasa tidak layak, ingatkan aku bahwa kasih-Mu tidak berubah. Tolong aku meninggalkan kesalahan masa lalu, kembali kepada-Mu, dan percaya bahwa Engkau masih memiliki rencana bagi hidupku. Pulihkan apa yang rusak dan teguhkan langkahku untuk berjalan dalam kehendak-Mu. Dalam nama Yesus. Amin.

Jangan menyerah karena masa lalumu. Kembalilah kepada Tuhan, sebab Dia masih sanggup memulihkan dan meneguhkan hidupmu. Tuhan Yesus memberkati. (PBW)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages