Jodoh Yang Sepadan


Kamis, 8 Januari 2026

Bacaan Alkitab Setahun: Kejadian 22-24

Kejadian 24:4 (TB)  Tetapi engkau harus pergi ke negeriku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang isteri bagi Ishak, anakku.

Selain dikenal karena imannya, Abraham juga seorang bapa yang baik dan penjaga anak-anaknya.
Abraham melihat kebiasaan yang berdosa dari orang-orang Kanaan, mereka tidak percaya kepada Allah dan melakukan kawin campur sehingga hal itu sangat mendukakan Tuhan. Sebab itu Abraham mencarikan jodoh bagi Ishak, seorang gadis dari negeri asalnya dan sanak saudaranya yang percaya kepada Allah. Abraham berniat memastikan agar Ishak mendapatkan jodoh yang sepadan. Akhirnya utusan Abraham dipimpin Tuhan menemukan Ribka yang akhirnya menjadi isteri Ishak.

Di zaman akhir ini, sangat dibutuhkan orang tua yang peduli menjaga iman dan kekudusan anak-anaknya. Di saat banyak kawin campur terjadi, pergaulan bebas dan pornografi, peran orang tua sangat dibutuhkan untuk menjaga anak-anaknya. Memang zaman sekarang tidak lazim soal perjodohan tetapi peran serta orang tua sangat dibutuhkan agar anak-anaknya menemukan jodoh yang sepadan bagi anak-anaknya.

Apa saja yang orang tua bisa lakukan?

1. Mendoakan jodoh yang sepadan untuk anak-anaknya.

Ini bisa dilakukan jauh-jauh hari bahkan ketika anak-anak masih usia dini. Sebab di luar keluarga kita, Tuhan sedang berkarya membentuk dan menyiapkan seorang pribadi yang kelak akan menjadi jodoh bagi anak-anak kita.

2. Mengajarkan nilai-nilai iman kepada anak-anak.

Hal ini perlu dilakukan agar anak-anak menyadari betapa pentingnya membangun rumah tangga yang dijalani oleh pasangan yang sepadan dalam iman dan kedewasaan rohani.

3. Mengajarkan kekudusan hidup.

Hal ini sangat dibutuhkan untuk membangun rumah tangga atas dasar kepercayaan dan integritas. Kekudusan seksual sangat penting karena merupakan persembahan terbaik dari suami/isteri kepada pasangannya di hari pernikahan.

Marilah kita meneladani sikap dan perbuatan Abraham dalam menjaga keturunannya. Biarlah anak cucu kita senantiasa beriman kepada Tuhan Yesus dan diberkati Tuhan dalam membangun rumah tangga. Haleluya, Tuhan Yesus memberkati. (PBW)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages