Buah Bungaran


Sabtu, 24 Januari 2026

Bacaan Alkitab Setahun: Keluaran 22-24

Keluaran 23:19 (TB)  Yang terbaik dari buah bungaran hasil tanahmu haruslah kaubawa ke dalam rumah TUHAN, Allahmu. Janganlah kaumasak anak kambing dalam susu induknya."  

Bagi sebagian kita mungkin tidak familiar dengan istilah buah bungaran.
Tetapi marilah kita melihat sinonim buah bungaran dalam beberapa terjemahan lain.

Keluaran 23:19 (BIMK)  Setiap tahun kamu harus membawa ke rumah TUHAN Allahmu gandum pertama yang kamu tuai. Daging anak domba atau anak kambing tak boleh dimasak dengan air susu induknya." 

Keluaran 23:19 (FAYH)  "Pada waktu kamu menuai, bawalah kepada-Ku hasil tuaian yang terbaik pada hari pertama. Bagian itu harus dipersembahkan kepada TUHAN, Allahmu. "Janganlah merebus anak kambing dalam susu induknya. "

Keluaran 23:19 (VMD)  Bila engkau mengumpulkan hasil panenmu pada musim tuaian, bawalah buah sulung dari segala sesuatu yang kautuai ke rumah TUHAN Allahmu. Jangan masak anak kambing dalam susu induknya.”

Keluaran 23:19 (AYT)  Kamu harus membawa hasil pertama yang terbaik dari ladangmu ke rumah TUHAN, Allahmu. Janganlah merebus anak kambing dalam susu induknya.” 

Berdasarkan ayat-ayat tersebut buah bungaran sama dengan buah sulung, yaitu buah terbaik yang dituai pada penuaian pertama. Mengenai buah bungaran atau buah sulung harus dibawa ke rumah Tuhan.

Nehemia 10:35-36 (TB)  Lagipula setiap tahun kami akan membawa ke rumah TUHAN hasil yang pertama dari tanah kami dan buah sulung segala pohon.  
Pun kami akan membawa ke rumah Allah kami, yakni kepada para imam yang menyelenggarakan kebaktian di rumah Allah kami, anak-anak sulung kami dan anak-anak sulung ternak kami seperti tertulis dalam kitab Taurat, juga anak-anak sulung lembu kami dan kambing domba kami.  

Praktek firman Tuhan saat ini, kita membawa persembahan sulung di awal tahun. Yaitu sebagian berkat / tuaian yang terbaik kita bawa ke rumah Tuhan. Buah sulung ini akan mengajarkan agar kita memprioritaskan Tuhan. Haleluya, Tuhan Yesus memberkati. (PBW)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages