Kamis, 15 Januari 2026
Bacaan Alkitab Setahun: Kejadian 43-46
Kejadian 45:1 (TB) Ketika itu Yusuf tidak dapat menahan hatinya lagi di depan semua orang yang berdiri di dekatnya, lalu berserulah ia: "Suruhlah keluar semua orang dari sini." Maka tidak ada seorang pun yang tinggal di situ bersama-sama Yusuf, ketika ia memperkenalkan dirinya kepada saudara-saudaranya.
Sesaat sebelum Yusuf memperkenalkan diri kepada saudara-saudaranya, Yusuf menangis bahkan suaranya tangisnya didengar oleh seisi istana Firaun (Kejadian 45:2). Hal ini membuktikan bahwa hati Yusuf sangat lembut dan penuh kasih sehingga mudah tersentuh oleh situasi atau keadaan di sekitarnya.
Akibat kelembutan hati, maka Yusuf tidak menaruh dendam dan memaafkan semua kesalahan saudara-saudaranya yang telah menjualnya sebagai budak ke Mesir. Akibat kelembutan hati maka hati Yusuf penuh kasih, bahkan mengasihi saudara-saudaranya yang dahulu sangat membencinya.
Renungan hari ini:
Kita membutuhkan hati yang lembut supaya kita bisa mengasihi dan memaafkan kesalahan orang lain. Bila kita masih menyimpan amarah, benci dan dendam kepada orang lain ... mintalah hati yang baru kepada Tuhan.
Yehezkiel 36:26 (TB) Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.
Ketika kita memiliki persekutuan yang intim dengan Tuhan, maka hati kita akan terus diperbaharui dan dipulihkan dari hari ke sehari. Kita akan menerima hati yang lembut dan taat dalam meresponi firman Tuhan serta penuh kasih untuk mengasihi Tuhan dan sesama. Imanuel, Tuhan Yesus memberkati. (PBW)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar