Mengakui Dosa dan Ditebus


Minggu, 9 Pebruari 2025

Bacaan Alkitab Setahun: Bilangan 4-6

Bilangan 5:6-7 (TB)  "Berbicaralah kepada orang Israel: Apabila seseorang, laki-laki atau perempuan, melakukan sesuatu dosa terhadap sesamanya manusia, dan oleh karena itu berubah setia terhadap TUHAN, sehingga orang itu menjadi bersalah, 
maka haruslah ia mengakui dosa yang telah dilakukannya itu; kemudian membayar tebusan sepenuhnya dengan menambah seperlima, lalu menyerahkannya kepada orang terhadap siapa ia bersalah.

Dalam peraturan Taurat (Perjanjian Lama), proses pemulihan orang berdosa adalah:
1. Mengakui dosa yang telah dilakukannya.
2. Membayar tebusan salah dan menyerahkan kepada orang terhadap siapa ia bersalah.

Bagaimana peraturan tersebut dalam masa sekarang (Perjanjian Baru)?

1. Mengakui dosa

Mengakui dosa tetaplah syarat yang harus dilakukan agar seseorang menerima pengampunan dan pemulihan. Dosa yang tidak bisa diampuni adalah dosa yang tidak pernah diakui.

1 Yohanes 1:9 (TB)  Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.

2. Mengakui Kristus sebagai penebus dosa.

Dalam Perjanjian Baru, upaya penebusan oleh manusia telah digantikan dan disempurnakan oleh penebusan Kristus di kayu salib. Sebab itu kita harus mengakui Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat yang menebus dosa-dosa kita.

1 Petrus 2:24-25 (TB)  Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.
Sebab dahulu kamu sesat seperti domba, tetapi sekarang kamu telah kembali kepada gembala dan pemelihara jiwamu.

3. Pemulihan hubungan dengan sesama.

Setelah orang percaya mengakui dosa dan menerima pengampunan dari Tuhan Yesus, maka ia harus melakukan pemulihan hubungan dengan sesama. 

Matius 6:12 (TB)  dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami;

Matius 5:23-24 (TB)  Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau,
tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.

Tuhan tahu keterbatasan manusia untuk menyelesaikan sendiri masalah dosanya. Sebab itu Ia memberikan Yesus Kristus sebagai Juru Selamat agar setiap orang yang percaya kepada-Nya menerima penebusan dan pengampunan dosanya. Setelah hidup dalam pengampunan, marilah kita hidup berdamai dengan sesama. Selamat hari Minggu, selamat beribadah. Tuhan Yesus memberkati. (PBW)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages