Gagal Akibat Tidak Jaga Hati


Jumat, 14 Pebruari 2025

Bacaan Alkitab Setahun: Bilangan 19-21

Bilangan 20:11 (TB)  Sesudah itu Musa mengangkat tangannya, lalu memukul bukit batu itu dengan tongkatnya dua kali, maka keluarlah banyak air, sehingga umat itu dan ternak mereka dapat minum.

Kisah kegagalan Musa dan Harun terjadi karena mereka tidak menjaga hati ketika terjadi pertengkaran dengan orang Israel.

Bilangan 20:2-3 (TB)  Pada suatu kali, ketika tidak ada air bagi umat itu, berkumpullah mereka mengerumuni Musa dan Harun, 
dan bertengkarlah bangsa itu dengan Musa, katanya: "Sekiranya kami mati binasa pada waktu saudara-saudara kami mati binasa di hadapan TUHAN! 

Akibat tidak jaga hati maka ...

1. Menjadi emosi dan tidak bisa menguasai diri.

Bilangan 20:11 (TB)  Sesudah itu Musa mengangkat tangannya, lalu memukul bukit batu itu dengan tongkatnya dua kali, maka keluarlah banyak air, sehingga umat itu dan ternak mereka dapat minum.

Sesungguhnya Musa hanya disuruh untuk berkata kepada gunung batu agar mengeluarkan airnya. Tetapi karena emosi dan tidak menguasai diri maka Musa memukul gunung batu sampai dua kali.

2. Tidak menghormati kekudusan Tuhan.

Bilangan 20:12 (TB)  Tetapi TUHAN berfirman kepada Musa dan Harun: "Karena kamu tidak percaya kepada-Ku dan tidak menghormati kekudusan-Ku di depan mata orang Israel, itulah sebabnya kamu tidak akan membawa jemaah ini masuk ke negeri yang akan Kuberikan kepada mereka." 

Hati adalah sumber dari perkataan dan perilaku. Karena Musa dan Harun tidak menjaga hati, maka hatinya dipenuhi dosa dan kemarahan. Akibatnya perilakunya menjadi tidak percaya dan tidak menghormati kekudusan Tuhan. 

Amsal 4:23 (TB)  Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan. 

Banyak hubungan dan keluarga yang gagal karena tidak jaga hati.
Marilah kita serius jaga hati setiap waktu karena setiap masalah dalam hubungan antar manusia akan mempengaruhi hati. Tetapi hati yang dijaga dengan baik tidak akan timbul kekecewaan, kemarahan dan kepahitan. Dengan demikian kita senantiasa bisa menghormati kekudusan Tuhan. Selamat beraktifitas, Tuhan Yesus memberkati. (PBW)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages