Peranan Pemimpin Rohani




Jumat, 16 Maret 2018

Bacaan Alkitab Setahun: Hakim-hakim 16-18

Hakim-hakim 17:6 (TB)  Pada zaman itu tidak ada raja di antara orang Israel; setiap orang berbuat apa yang benar menurut pandangannya sendiri.

Setelah Simson mati, tidak ada lagi hakim atau raja yang memerintah atas orang Israel. Akibatnya orang Israel berbuat semaunya sendiri.

Pagi ini kita belajar mengenai peran pemimpin rohani dalam kehidupan kita.

1. Memberikan visi dan mengajarkan hukum (firman Tuhan)
Amsal 29:18 (TB)  Bila tidak ada wahyu, menjadi liarlah rakyat. Berbahagialah orang yang berpegang pada hukum.
Kata wahyu dapat diartikan sebagai hikmat atau visi. Pemimpin rohani akan membawa setiap orang percaya memiliki visi pribadi maupun visi bersama.

2. Berjaga-jaga atas jiwa kita.
Ibrani 13:17 (TB)  Taatilah pemimpin-pemimpinmu dan tunduklah kepada mereka, sebab mereka berjaga-jaga atas jiwamu, sebagai orang-orang yang harus bertanggung jawab atasnya. Dengan jalan itu mereka akan melakukannya dengan gembira, bukan dengan keluh kesah, sebab hal itu tidak akan membawa keuntungan bagimu.
Dengan menjadi anggota di gereja lokal kita menerima perlindungan rohani. Ada gembala yang senantiasa mendoakan kita dan melayani kita. Bila kita dalam masalah ada orang-orang yang mau berbagi baik gembala maupun sesama jemaat.

3. Memperlengkapi untuk pekerjaan pelayanan.
Efesus 4:11-13 (TB)  Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,
sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus,

Kita dapat menemukan dan memaksimalkan karunia yang Tuhan berikan bila kita menjadi bagian dari sebuah gereja lokal dan tunduk dalam kepemimpinan rohani yang Tuhan percayakan.
Dengan demikian kita mendapatkan pelayanan penggembalaan bila kita mengikatkan diri di sebuah gereja lokal. Jangan lagi menjadi pribadi yang ingin bebas dari tanggung jawab rohani. Kita harus tertanam di gereja lokal dan secara aktif mengambil bagian dalam pelayanan supaya kita menerima visi dan firman Tuhan, mendapatkan perlindungan rohani serta diperlengkapi untuk melayani Tuhan. (Ps.BW)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages