Belajar Mengenali Waktu Tuhan


Kamis, 13 Agustus 2026

Bacaan Alkitab Setahun: Yeremia 7-9

Yeremia 8:7 (TB)
“Bahkan burung ranggung di udara mengetahui musimnya, burung tekukur, burung layang-layang dan burung bangau berpegang pada waktu kembalinya, tetapi umat-Ku tidak mengetahui hukum TUHAN.”

Burung-burung mengetahui waktunya. Mereka tahu kapan harus pergi, kapan harus kembali, dan kapan harus berpindah mengikuti musim yang Tuhan tetapkan. Namun Tuhan menegur umat-Nya karena mereka justru tidak mengenali kehendak dan hukum Tuhan.

Ini menjadi pertanyaan penting bagi kita: Apakah kita sedang peka terhadap waktu dan kehendak Tuhan dalam hidup kita?

Sering kali kita begitu mudah membaca keadaan, tren, peluang, bahkan perubahan zaman. Tetapi kita bisa lupa membaca firman Tuhan. Kita tahu kapan harus mengejar sesuatu, tetapi tidak selalu tahu kapan harus berhenti. Kita tahu apa yang kita inginkan, tetapi belum tentu bertanya apa yang Tuhan kehendaki.

Mengenali waktu Tuhan bukan berarti mengetahui semua yang akan terjadi. Mengenali waktu Tuhan berarti memiliki hati yang cukup peka untuk berkata, “Tuhan, apa yang Engkau mau aku lakukan pada musim hidupku saat ini?”

Ada saatnya Tuhan meminta kita melangkah. Ada saatnya Tuhan meminta kita menunggu. Ada saatnya Tuhan meminta kita melepaskan sesuatu. Dan ada saatnya Tuhan membawa kita memasuki musim yang baru.

Karena itu, jangan sampai kita lebih peka terhadap perubahan dunia daripada suara Tuhan. Jangan hanya mengikuti musim kehidupan, tetapi belajarlah mengikuti Tuhan yang memegang setiap musim.

Doa:
Tuhan, ajar aku untuk peka terhadap suara-Mu dan memahami kehendak-Mu. Jangan biarkan aku begitu sibuk mengikuti keadaan sehingga melupakan firman-Mu. Berikan aku hikmat untuk mengenali musim hidupku dan keberanian untuk melakukan apa yang Engkau kehendaki. Dalam nama Yesus. Amin.

Renungkan:
Apakah akhir-akhir ini aku lebih banyak mengikuti keinginanku sendiri, atau sungguh-sungguh mencari kehendak Tuhan?

Jangan hanya bertanya, “Apa yang sedang terjadi dalam hidupku?”
Belajarlah bertanya, “Tuhan, apa yang sedang Engkau ajarkan kepadaku melalui musim ini?”

Bagikan renungan ini kepada seseorang yang sedang belajar memahami musim hidupnya. Tuhan Yesus memberkati. (PBW)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages