Bersyukurlah Selagi Hidup



Jumat, 31 Juli 2020

Bacaan Alkitab Setahun: Yesaya 37-39

Yesaya 38:19 (TB)  Tetapi hanyalah orang yang hidup, dialah yang mengucap syukur kepada-Mu, seperti aku pada hari ini; seorang bapa memberitahukan kesetiaan-Mu kepada anak-anaknya.

Mengucap syukur” memiliki arti mengungkapkan rasa terima kasih kita kepada Allah. “Mengucap syukur” berarti menyatakan perasaan lega, beruntung atau senang akan suatu hal.

1. Mengucap syukur tidak dapat dilakukan sesudah kematian.
Yesaya 38:18 (TB)  Sebab dunia orang mati tidak dapat mengucap syukur kepada-Mu, dan maut tidak dapat memuji-muji Engkau; orang-orang yang turun ke liang kubur tidak menanti-nanti akan kesetiaan-Mu.

2. Mengucap syukur hanya dapat dilakukan selagi masih hidup.
Mengucap syukur dapat diekspresikan melalui perkataan, tindakan, nyanyian maupun pujian kepada Tuhan. Semua ini hanya dapat dilakukan ketika masih hidup. Oleh sebab itu selagi ada waktu, bersyukurlah kepada Tuhan. Orang yang memiliki hubungan yang erat dengan Tuhan akan selalu dapat mengucap syukur.
Mazmur 104:33 (TB)  Aku hendak menyanyi bagi TUHAN selama aku hidup, aku hendak bermazmur bagi Allahku selagi aku ada.

3. Mengucap syukur dalam segala hal.
1 Tesalonika 5:18 (TB)  Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.
Mengucap syukur tidak hanya dilakukan saat keadaan senang, semuanya baik atau diberkati. Mengucap syukur harus dilakukan dalam segala keadaan termasuk saat susah, mengalami masalah dan keadaan tidak seperti yang diharapkan. Ucapan syukur dalam segala keadaan akan membuat kita kuat, rendah hati dan hidup bergantung kepada Tuhan.

Jangan sia-siakan kesempatan untuk mengucap syukur selagi Tuhan berikan waktu hidup di dunia. Bersyukurlah kepada Tuhan dalam segala keadaan, pujilah Tuhan dan muliakan nama-Nya. Gaya hidup bersyukur akan menandakan kedewasaan rohani seseorang. Tuhan memberkati. (Ps.BW)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages