Selasa, 12 Mei 2026
Bacaan Alkitab Setahun: Ezra 4-6
“Pada waktu itu mulailah Zerubabel bin Sealtiel dan Yesua bin Yozadak membangun rumah Allah yang ada di Yerusalem. Mereka didampingi dan dibantu oleh nabi-nabi Allah.” — Ezra 5:2
Sering kali hidup membuat kita berhenti di tengah jalan. Ada mimpi yang tertunda, pelayanan yang melemah, doa yang mulai jarang dinaikkan, bahkan hati yang perlahan kehilangan semangat. Bangsa Israel juga pernah mengalami hal itu. Pembangunan rumah Tuhan sempat terhenti karena tekanan, ketakutan, dan tantangan. Tetapi Ezra 5:2 mencatat satu kalimat penting: mereka mulai lagi.
1. Tuhan sanggup membangkitkan kembali yang sempat terhenti
Zerubabel dan Yesua tidak hanya merencanakan, mereka bangkit dan mulai membangun kembali. Tuhan tidak mencari hidup yang sempurna, tetapi hati yang mau kembali taat dan melangkah.
Kadang yang Tuhan tunggu bukan kemampuan besar, tetapi keberanian untuk memulai lagi.
2. Pekerjaan Tuhan tidak dilakukan sendirian.
Ayat ini berkata bahwa mereka “didampingi dan dibantu oleh nabi-nabi Allah.” Tuhan selalu menyediakan dukungan, penguatan, dan suara yang membangun iman kita.
Saat kita lemah, Tuhan bisa memakai firman, keluarga rohani, pemimpin, atau sahabat seiman untuk menguatkan langkah kita kembali.
3. Jangan menyerah hanya karena pernah tertunda.
Pembangunan bait Allah sempat berhenti cukup lama, tetapi rencana Tuhan tidak gagal. Penundaan bukan berarti pembatalan.
Mungkin hari ini ada area hidupmu yang “terbengkalai”:
● hubungan dengan Tuhan,
● panggilan pelayanan,
● kehidupan doa,
● atau iman yang mulai dingin.
Tuhan berkata: “Bangun lagi.”
Ilustrasi
Seorang tukang bangunan pernah meninggalkan proyek rumah karena badai besar merusak sebagian fondasi. Bertahun-tahun rumah itu terbengkalai. Banyak orang menganggap proyek itu gagal. Namun suatu hari ia kembali, membersihkan puing-puing, memperkuat fondasi, lalu melanjutkan pembangunan hingga selesai.
Begitu juga dengan hidup kita. Kegagalan, luka, dan penundaan mungkin pernah menghentikan langkah kita, tetapi Tuhan masih sanggup menyelesaikan apa yang telah Dia mulai.
Hari ini jangan hanya menyesali apa yang pernah berhenti. Ambil langkah untuk mulai lagi bersama Tuhan. Bangun kembali mezbah doa, bangun kembali iman, bangun kembali panggilan hidupmu. Sebab ketika Tuhan menyertai, apa yang sempat tertunda dapat dipulihkan kembali. Haleluya, Tuhan Yesus memberkati. (PBW)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar