Menggeser Batas Tanah


Sabtu, 28 Pebruari 2026

Bacaan Alkitab Setahun: Ulangan 25-27

Ulangan 27:17 (TB)  Terkutuklah orang yang menggeser batas tanah sesamanya manusia. Dan seluruh bangsa itu haruslah berkata: Amin! 

Salah satu kutuk yang akan diterima bangsa Israel adalah orang yang menggeser batas tanah milik sesamanya. Motivasi menggeser batas tanah adalah supaya memiliki tanah yang lebih luas. Pada zaman dahulu belum lazim ada patok tanah. Batas tanah biasanya ditandai dengan batu atau pepohonan. Sebab itu untuk menggeser batas tanah dengan memindahkan batu atau menanam pohon di samping pohon yang sudah ada.

Sewaktu saya masih kecil, ada tetangga di belakang rumah yang jahat dengan perbuatannya menggeser batas tanah. Ia menanam pohon di samping pagar yang sudah ada, setelah pohon yang ia tanam menjadi besar maka ia mulai memagari tanaman yang ia tanam dan menebang pohon sebelumnya. Akibatnya tanahnya menjadi semakin luas. Tetapi ia mengalami sakit kronis, suami istri menderita sakit kanker dan bertahun-tahun menderita sakit yang kronis. Sedangkan kedua anaknya mengalami kehancuran dalam rumah tangga. Inilah barangkali kutuk yang bisa terjadi ketika seseorang menggeser batas tanah sesamanya.

Selain menggeser batas tanah, beberapa hal yang mirip di antaranya mencaplok tanah milik orang lain, menggandakan sertifikat dengan kerjasama dengan oknum tertentu, menduduki tanah sengketa, atau mengkavling tanah yang bukan miliknya atau tidak sesuai peruntukannya. 

Tuhan Maha Adil, setiap orang jahat pasti akan menuai akibatnya. Sebab itu hindarilah kejahatan, yaitu menggeser batas tanah sesama kita. Milikilah tanah yang didapat dengan cara yang benar dan jujur. Ini akan mendatangkan berkat bagi orang yang mendiami dan memilikinya. Haleluya, Tuhan Yesus memberkati. (PBW)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages