Jumat, 13 Pebruari 2026
Bacaan Alkitab Setahun: Bilangab 16-18
Bilangan 16:4 (TB) Ketika Musa mendengar hal itu, sujudlah ia.
Terjadilah pemberontakan terhadap kepemimpinan Musa yang dipimpin oleh Korah, Datan dan Abiram.
Bilangan 16:1-3 (TB) Korah bin Yizhar bin Kehat bin Lewi, beserta Datan dan Abiram, anak-anak Eliab, dan On bin Pelet, ketiganya orang Ruben, mengajak orang-orang
untuk memberontak melawan Musa, beserta dua ratus lima puluh orang Israel, pemimpin-pemimpin umat itu, yaitu orang-orang yang dipilih oleh rapat, semuanya orang-orang yang kenamaan.
Maka mereka berkumpul mengerumuni Musa dan Harun, serta berkata kepada keduanya: "Sekarang cukuplah itu! Segenap umat itu adalah orang-orang kudus, dan TUHAN ada di tengah-tengah mereka. Mengapakah kamu meninggi-ninggikan diri di atas jemaah TUHAN?"
Hal yang menarik ketika menghadapi pemberontakan Korah, Datan dan Abiram, Musa meresponi dengan sujud di hadapan Tuhan.
Kata sujud menggambarkan sikap Musa ...
1. Rendah hati.
Musa tidak meresponi setiap pemberontakan dengan kuasa yang Tuhan berikan. Sejatinya Musa adalah pemimpin tetapi juga pelayan bagi umat Israel. Musa memiliki kerendahan hati dan kelembutan hati. Bahkan Tuhan sendiri juga meneguhkan tentang sikap hati Musa.
Bilangan 12:3 (TB) Adapun Musa ialah seorang yang sangat lembut hatinya, lebih dari setiap manusia yang di atas muka bumi.
2. Berserah kepada Tuhan.
Musa menyadari bahwa setiap pemberontakan umat Israel sejatinya bukan melawan dirinya tetapi melawan Tuhan dan otoritasnya. Kata sujud menggambarkan penyerahan total oleh Musa perihal pemberontakan yang dihadapi.
Ketika terjadi pemberontakan oleh orang-orang yang Tuhan percayakan, belajarlah dari Musa: bersikap rendah hati dan berserah kepada Tuhan sebab pembalasan adalah haknya Tuhan.
Ulangan 32:35 (TB) Hak-Kulah dendam dan pembalasan, pada waktu kaki mereka goyang, sebab hari bencana bagi mereka telah dekat, akan segera datang apa yang telah disediakan bagi mereka.
Ibrani 10:30 (TB) Sebab kita mengenal Dia yang berkata: "Pembalasan adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan." Dan lagi: "Tuhan akan menghakimi umat-Nya."
Kiranya renungan ini memberikan hikmat dan pewahyuan bagi para pemimpin dan orang-orang yang dipimpinnya. Haleluya, Tuhan Yesus memberkati. (PBW)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar